Sidrap, Katasulsel.com — Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) resmi membuka perkuliahan semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027 melalui kegiatan Kuliah Umum yang mengusung tema “Berakar di Lokal, Bertumbuh Secara Global: Etos Pembelajar dan Aksi Berdampak dalam Transformasi menuju Smart Village.”
Kuliah umum tersebut digelar di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan mahasiswa semester I mengikuti kegiatan secara luring, sementara mahasiswa semester III, V, VII, program Magister, dan Doktor mengikuti secara daring.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. Kuliah umum menghadirkan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) UMS Rappang, Dr. Ir. Reza Asra, S.Tp., M.P., IPM., sebagai narasumber.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UMS Rappang, Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Rais Rahmat Razak, M.Si., mengatakan kuliah umum tersebut menjadi momentum dimulainya seluruh rangkaian kegiatan akademik pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat penting karena menjadi pertanda dimulainya semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027,” kata Dr. Rais dalam sambutannya.
Menurutnya, proses akademik semester ganjil akan berlangsung selama kurang lebih lima bulan.
Sebelum perkuliahan dimulai, pihak kampus telah melakukan sejumlah persiapan akademik, termasuk penyusunan dan penandatanganan Kartu Rencana Studi (KRS).
“Sebagian besar proses KRS sudah dilakukan hingga 31 Agustus. Masih ada beberapa yang belum selesai dan insyaAllah akan diselesaikan dalam satu minggu ke depan,” jelasnya.
Dr. Rais menambahkan, mahasiswa semester III, V, dan VII masih diberikan kesempatan untuk melakukan perubahan mata kuliah apabila diperlukan dalam proses penyelesaian studi.
“Perubahan mata kuliah, khususnya untuk semester 3, 5, dan 7, masih bisa dilakukan sampai satu minggu ke depan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Rais juga menyinggung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UMS Rappang yang sebelumnya ditempatkan di 41 lokasi.
Menurutnya, sebagian besar mahasiswa KKN telah menyelesaikan masa pengabdian dan akan ditarik dari lokasi penempatan.
Hasil pelaksanaan KKN tersebut selanjutnya diharapkan dapat menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa sekaligus memberikan gambaran mengenai kontribusi mahasiswa di tengah masyarakat.
“Sebagian besar mahasiswa sudah kita tarik dari 41 lokasi KKN. Kita juga akan melihat dan menyaksikan apa saja yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian,” katanya.
Selain memulai perkuliahan semester ganjil, UMS Rappang juga mulai mempersiapkan agenda akademik lainnya, termasuk pelaksanaan wisuda yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Dr. Rais mengatakan mahasiswa semester VII dan VIII saat ini mulai menjalani proses penyelesaian studi sebagai bagian dari persiapan menuju wisuda.
“Di pertengahan Desember kita akan melaksanakan wisuda yang kedua kalinya,” ungkapnya.
Ia menegaskan proses akademik di UMS Rappang tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga mencakup riset dan pengembangan inovasi.
Sejumlah dosen UMS Rappang disebut telah melaksanakan penelitian melalui skema pendanaan BIMA dan melakukan pengunggahan laporan kemajuan penelitian.
Selain itu, dalam beberapa pekan ke depan, dosen yang terlibat dalam program hilirisasi riset juga akan memasuki tahapan lanjutan.
Dr. Rais menjelaskan, kegiatan kuliah umum UMS Rappang ke depan akan dikemas dengan menghadirkan akademisi dari berbagai fakultas di lingkungan kampus.
Kuliah umum semester ini menghadirkan perwakilan dari Fakultas Sains dan Teknologi. Pada agenda berikutnya, materi kuliah umum akan menghadirkan perwakilan dari fakultas lainnya.
“Kegiatan kuliah umum ini sudah kita susun agar dibawakan oleh para doktor dan associate professor yang baru. Harapannya, mereka bisa memberikan ide-ide segar kepada mahasiswa,” tuturnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh mahasiswa agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akademik sesuai kalender akademik yang telah ditetapkan universitas.
“Jangan sampai ada yang ketinggalan dengan proses akademik yang telah ditetapkan. Proses pengajaran ini harus kita selesaikan sesuai dengan jadwal yang telah disusun,” katanya.
Dr. Rais kemudian mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti kuliah umum, baik secara luring maupun daring, sekaligus menyambut dimulainya semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., sekaligus membuka secara resmi perkuliahan semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
