Medan, KataSulsel.com – Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) RI melakukan akad Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 500 pelaku UMKM di Provinsi Sumatra Utara. Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari Bursa Wirausaha yang ditujukan untuk memberikan dukungan kepada pelaku UMKM di Sumut.
“Akad massal ini di Sumut saja itu kurang lebih sekitar 500-an pelaku UMKM,” ujar Maman saat diwawancarai usai menghadiri Bursa Wirausaha di Auditorium Universitas Sumatra Utara, Kamis (18/8/2026).
Maman mengatakan, melalui Bursa Wirausaha, Kementerian UMKM memberikan pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah yang jauh lebih terukur dan tepat sasaran. Salah satunya, kata dia, dengan memaksimalkan pembinaan inkubator bisnis.
“Kami memanfaatkan beberapa inkubator-inkubator yang sudah ada. Salah satunya lembaga-lembaga inkubasi yang ada dibina di bawah kampus,” katanya.
Dikatakan Maman, pihaknya menyiapkan 500-an UMKM untuk diberikan pembinaan pemberdayaan secara komprehensif, dari proses perizinan, legalisasi, pemahaman akses teknologi, hingga meningkatkan produksi.
“Jadi diberikan berbagai pelatihan dan akses pemasaran. Nah, salah satunya adalah lembaga inkubasi yang ada di Universitas Sumatera Utara,” ungkapnya.
Menurut Maman, di Sumut terdapat sekitar 1.000 lembaga inkubasi yang akan dibina. Ia mengatakan, lembaga ini diharapkan dapat membantu Kementerian UMKM menyentuh 57 juta pelaku usaha kecil mikro dan menengah di seluruh Indonesia.
“Nah, kita berharap nanti lembaga-lembaga inkubator ini di tiap-tiap provinsi ini akan kita perbanyak dan kita aktivasi. Karena kami juga di Kementerian UMKM punya keterbatasan personil. Artinya, dalam rangka untuk memberikan pelayanan sampai kurang lebih 57 juta pengusaha mikro kecil dan menengah, ya kami memanfaatkan lembaga-lembaga inkubasi yang baik ada di kampus maupun yang di luar kampus,” tutupnya.
(Lentini Krisna Prananta Sembiring, SE)
