
SIDRAP – Kebiasaan membeli minuman dan jajanan manis di lingkungan sekolah kini menjadi perhatian serius. Jika dibiarkan, pola konsumsi tersebut berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular, termasuk diabetes melitus, di masa depan.
Kondisi inilah yang mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program edukasi bertajuk “Aku Pintar Pilih Jajan: Edukasi Jajanan Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Sejak Dini pada Anak Sekolah Dasar” di Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kegiatan berlangsung di UPT SD Negeri 3 Massepe pada Selasa (21/7/2026) dan UPT SD Negeri 5 Massepe pada Rabu (22/7/2026), dengan menyasar siswa sekolah dasar sebagai kelompok usia yang mulai membentuk kebiasaan konsumsi sehari-hari.
Mahasiswa KKN-PK dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas menilai edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran anak-anak dalam memilih makanan dan minuman yang lebih sehat.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengenali perbedaan jajanan sehat dan tidak sehat, memahami kandungan gula berlebih dalam makanan maupun minuman kemasan, serta mengetahui dampaknya terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Edukasi dikemas secara interaktif melalui presentasi bergambar, diskusi ringan, dan sesi tanya jawab yang membuat suasana kelas berlangsung hidup.
Menariknya, saat ditanya mengenai jajanan favorit mereka, banyak siswa mengaku menyukai minuman manis, permen, dan aneka camilan kemasan yang mudah ditemukan di sekitar sekolah.
Hal itu menjadi pintu masuk bagi mahasiswa KKN-PK untuk menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebihan yang dilakukan terus-menerus dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes melitus.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa tidak semua jajanan aman dikonsumsi setiap hari. Dengan mengenali ciri-ciri jajanan sehat sejak sekarang, mereka bisa lebih bijak memilih makanan yang baik untuk tubuh,” ujar salah satu mahasiswa KKN-PK Unhas.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Hampir seluruh peserta aktif mengangkat tangan saat sesi tanya jawab berlangsung dan berlomba menjawab pertanyaan yang diberikan pemateri.
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, mahasiswa juga melaksanakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya memilih jajanan sehat sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Pihak sekolah menyambut baik program tersebut karena dinilai relevan dengan kondisi anak-anak saat ini yang semakin akrab dengan makanan dan minuman instan.
Selain meningkatkan pengetahuan, program ini juga diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang dapat terus diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
Melalui program “Aku Pintar Pilih Jajan”, Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap anak-anak Sidrap dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sadar kesehatan, lebih cermat memilih makanan, serta terhindar dari risiko diabetes dan penyakit tidak menular lainnya di masa depan. (*)
- Kasus Diare Masih Mengintai Anak-anak Sidrap, Mahasiswa Unhas Turun Langsung ke Tiga SD di Passeno
- Anak Passeno Diajak Lawan Gigi Berlubang, Mahasiswa Unhas Bawa Misi “Senyum Sehat” di Sidrap
- PKB Genap 28 Tahun, Ketua DPC Sidrap Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Kader
- Bupati Sidrap Datangi Lokasi Kebakaran di Talumae, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Di Sidrap, 37 Warga Tonrong Rijang Berkumpul Karena Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa Unhas Ungkap Fakta yang Mengkhawatirkan
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini
