Purwoekerto, katasulsel.com — Ratusan mahasiswa Universitas Terbuka wilayah Purwokerto mengikuti kegiatan bimbingan akademik semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan penuh antusias, Minggu, 19 April 2026.

Kegiatan ini menjadi agenda penting untuk membekali mahasiswa dalam menghadapi sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas Universitas Terbuka.

Dalam suasana yang tertib dan kondusif, para mahasiswa tampak serius mengikuti setiap sesi. Mayoritas peserta mengenakan jas almamater kuning, sembari aktif mencatat materi dan membuka laptop untuk memahami informasi yang disampaikan.

Bimbingan akademik ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme perkuliahan berbasis mandiri. Mulai dari tata cara pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), strategi belajar efektif, hingga persiapan menghadapi ujian akhir semester.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi langsung antara mahasiswa dan pihak akademik. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi terkait kendala pembelajaran, khususnya bagi mahasiswa baru yang masih beradaptasi dengan sistem kuliah jarak jauh.

Tingginya partisipasi mahasiswa mencerminkan kesadaran akan pentingnya kesiapan akademik di tengah sistem pembelajaran fleksibel. Model pendidikan jarak jauh memang memberi kemudahan akses, namun tetap menuntut kedisiplinan dan kemampuan manajemen waktu yang baik.

Pihak penyelenggara berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat lebih siap menjalani perkuliahan serta mampu mencapai hasil akademik yang optimal. Antusiasme yang terlihat menjadi bukti kuat bahwa mahasiswa Universitas Terbuka Purwokerto memiliki komitmen tinggi dalam menempuh pendidikan di era pembelajaran digital. (Wulandari Safitri)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 19 April 2026 13:29 WIB