SIDRAP — Tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase menjadi perhatian bersama di Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kondisi tersebut mendorong warga, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas), dan aparat TNI turun langsung melakukan aksi bersih-bersih lingkungan.
Kegiatan karya bakti yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) itu dipimpin Babinsa Kelurahan Kadidi dari Koramil 1420-06/Panca Rijang, Sertu Akbar.
Dengan membawa peralatan sederhana, peserta gotong royong membersihkan saluran drainase yang dipenuhi sampah dan sedimen. Selain menghambat aliran air, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu genangan saat musim hujan serta menjadi tempat berkembangnya berbagai sumber penyakit.
Tak hanya fokus pada drainase, peserta karya bakti juga membersihkan rumput liar yang tumbuh di sepanjang badan jalan. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan aman bagi pengguna jalan.
Di tengah semakin berkurangnya budaya kerja bakti di sejumlah daerah, kegiatan di Kadidi justru memperlihatkan semangat gotong royong yang masih terjaga.
Mahasiswa KKN Unhas yang sedang menjalankan pengabdian masyarakat di wilayah tersebut turut ambil bagian bersama warga dan aparat kewilayahan.
Sertu Akbar mengatakan karya bakti tersebut bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa menjadi nilai tambah karena mampu membangun kepedulian sosial generasi muda terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga merawat nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita. Kehadiran adik-adik mahasiswa Unhas memberikan energi positif dan semangat baru bagi warga Kelurahan Kadidi,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga menilai pembersihan drainase dan lingkungan sangat penting untuk mencegah banjir, mengurangi risiko penyakit, serta menjaga kebersihan kawasan permukiman.
Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar kesadaran menjaga lingkungan tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Melalui kolaborasi antara TNI, warga, dan kalangan akademisi, karya bakti di Kelurahan Kadidi menjadi contoh bahwa persoalan lingkungan dapat diselesaikan melalui kebersamaan dan semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
