“Kalau memang diperlukan klarifikasi dari saya sebagai kepala daerah, tentu saya siap hadir dan memberikan penjelasan,” katanya.
Di tengah sorotan politik yang terus mengiringi pemerintahannya, Husniah mengaku memilih tetap fokus bekerja menjalankan roda pemerintahan.
Ia menegaskan berbagai program pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak terpengaruh oleh dinamika politik yang berkembang.
“Saya tetap bekerja, turun ke masyarakat, menjalankan tugas sebagai kepala daerah, dan memastikan pemerintahan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Husniah menyampaikan pesan bernuansa kearifan lokal dalam Bahasa Makassar.
“Siri’na pammarentayya niaki ri to jaiyya. Siri’na to rijaiyya niaki ri pammarentayya,” ujarnya.
Kalimat itu mengandung makna bahwa wibawa pemerintah terletak pada rakyatnya, dan wibawa rakyat juga terletak pada pemerintahnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen di Kabupaten Gowa untuk menjaga suasana yang kondusif dan mengedepankan kepentingan daerah di atas kepentingan lainnya.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga Gowa tetap tenang dan tidak terjebak dalam kegaduhan yang berkepanjangan,” pungkasnya. (*)
