Soppeng, katasulsel.com — Menjelang puncak arus mudik Lebaran, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana tak ingin ambil risiko. Ia turun langsung mengecek kesiapan pos pengamanan Operasi Ketupat 2026 di sejumlah titik strategis, Rabu (18/3/2026).

Didampingi unsur Forkopimda, pengecekan dimulai sejak pagi dan menyasar beberapa pos penting, mulai dari Pos Yan Lalabata hingga Pos Pam di Lilirilau, Marioriawa, dan Marioriwawo.

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Kapolres memastikan langsung kesiapan personel, kelengkapan sarana, hingga kondisi keamanan di lapangan benar-benar siap menghadapi lonjakan pemudik.

“Kami ingin memastikan seluruh pos pengamanan dan pelayanan benar-benar siap,” tegasnya.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Di setiap pos, personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan disiagakan penuh. Mereka bekerja dalam sistem terpadu untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas.

Operasi Ketupat 2026 sendiri berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret. Dalam operasi ini, Polres Soppeng mendirikan tiga pos pengamanan dan satu pos pelayanan yang dijaga 24 jam.

Kapolres menekankan, kunci keberhasilan pengamanan Lebaran ada pada sinergi. Semua pihak harus bergerak bersama.

“Kolaborasi antarinstansi sangat penting agar pengamanan berjalan optimal,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan, situasi di seluruh pos terpantau aman dan terkendali. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan.

Satu targetnya jelas: pemudik merasa aman, perjalanan lancar, dan Lebaran berlangsung tanpa gangguan. (*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 19 Maret 2026 02:28 WIB