Sidrap, katasulsel.com — Memasuki 30 April 2026, peta polling partisipatif “Camat Paling Merakyat Versi Pembaca” di katasulsel.com, kian mengerucut pada dua nama yang tampil dominan.

Di tengah derasnya partisipasi digital warga, Camat Tellu Limpoe, H. Ridwan Bachtiar, masih terus memimpin dengan 2.381 suara atau 37 persen, disusul Camat Pitu Riase, Andi Mukti Ali, dengan 1.969 suara atau 31 persen.

Keduanya tidak sekadar unggul angka, tetapi juga membentuk semacam “duopoli persepsi” di ruang publik.

Jarak yang cukup lebar dari kandidat lain memperlihatkan bagaimana figur pemimpin yang dianggap dekat, responsif, dan hadir dalam denyut sosial-ekonomi warga menjadi magnet utama dukungan.

Di lapisan tengah, Firman dari Maritengngae mengumpulkan 515 suara (8 persen), sementara Andi Purnamasari dari Dua Pitue dan Ali Husain dari Pitu Riawa sama-sama bertahan di angka 7 persen.

Nama-nama lain masih bergerak di kisaran tipis, seolah menjadi latar dari pertarungan dua besar yang kian menguat.

Polling yang berlangsung sejak 3 April hingga 3 Juni 2026 ini memang bukan survei ilmiah, namun justru di situlah letak keunikannya.

Ia menangkap “suara rasa” masyarakat—tentang siapa yang dianggap paling mudah dijangkau, paling cepat merespons, dan paling nyata hadir dalam kehidupan sehari-hari warga.

Di era berbagi instan, distribusi dukungan melalui WhatsApp menjadi faktor tak terpisahkan.

Setiap suara tidak hanya mewakili pilihan individu, tetapi juga jejaring sosial di belakangnya. Dalam konteks ini, popularitas bergerak seperti gelombang—bisa stabil, bisa pula berbalik arah dalam waktu singkat.

Dengan waktu yang masih tersisa lebih dari sebulan, peluang perubahan tetap terbuka.

Namun untuk saat ini, dua nama di puncak seakan sedang mengunci panggung, menjadikan polling ini bukan sekadar angka, melainkan cermin bagaimana publik memaknai kedekatan seorang pemimpin di tingkat paling dasar pemerintahan. (*)

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.