Sidrap dengan demikian tidak hanya menjadi lokasi pertandingan, tetapi berpotensi menjadi salah satu titik pertemuan komunitas biliar di Sulawesi Selatan.
POBSI Sidrap Ingin Ini Bukan Turnamen Sekali Jalan
Ketua POBSI Sidrap, H. Hasta, mengapresiasi kehadiran pemain dari berbagai daerah, terutama para pebiliar nasional.
Menurutnya, pertandingan dengan peserta lintas daerah memberikan pengalaman penting bagi pemain lokal.
Ia berharap Kapolres Sidrap Cup I dapat dilanjutkan pada masa mendatang.
βHarapannya ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir, tetapi bisa terus dilakukan,β ujar H. Hasta.
Harapan itu sekaligus menyentuh persoalan yang lebih besar dalam pembinaan olahraga.
Atlet tidak cukup hanya berlatih.
Mereka membutuhkan kompetisi.
Semakin beragam lawan yang dihadapi, semakin banyak pula pengalaman yang diperoleh. Dari pertandingan seperti inilah seorang pemain dapat mengetahui kekuatan dan kekurangannya.
Jika kompetisi rutin tersedia, pemain muda juga memiliki jalur untuk berkembang secara bertahap.
Kapolres: Targetnya Bukan Sekadar Juara
Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H., mengatakan turnamen tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai hiburan masyarakat.
Lebih dari itu, kompetisi diharapkan menjadi bagian dari pembinaan untuk melahirkan atlet biliar profesional.
Para peserta memiliki ruang untuk mengasah kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding dengan menghadapi pemain dari berbagai daerah.
Harapannya, para pebiliar yang tampil dapat berkembang dan nantinya membawa nama baik daerah masing-masing dalam kompetisi yang lebih tinggi.
Jika tujuan tersebut dapat diwujudkan, maka sebuah turnamen tidak berhenti pada persoalan siapa yang menjadi juara.
Ada proses pencarian bibit.
Ada proses pembentukan mental.
Dan ada proses menaikkan standar permainan pemain daerah.
Efek Lain: Uang Peserta Ikut Berputar
