Dalam politik Golkar, dukungan tidak selalu diumumkan sejak awal. Sebagian bergerak melalui komunikasi, sebagian menunggu kepastian aturan, dan sebagian lainnya baru menentukan sikap ketika peta kompetisi mulai terlihat jelas.
Itulah sebabnya, Musda menarik diamati bukan hanya dari siapa yang menyatakan siap maju, tetapi juga dari siapa yang memenuhi syarat, siapa yang mampu mengonsolidasikan dukungan, dan bagaimana keputusan organisasi nantinya diambil.
H. Pilli sudah membuka pintu. Kini, pertanyaannya bukan semata siapa yang berani melangkah masuk, melainkan siapa yang memiliki bekal organisasi untuk bertahan dalam kompetisi.
Di politik, banyak orang bisa masuk bursa. Tidak semuanya sampai ke garis akhir. (edybasri)
š BACA JUGA
Halaman
