Medan, Katasulsel.com — Bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara mulai memunculkan sejumlah nama.

Salah satu dukungan terbuka datang dari Pengurus DPW IMO Indonesia Sumatera Utara Bidang Hubungan Antar Lembaga, H. Harist Lubis, SE, yang mendorong wartawan Katasulsel.com, Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos, untuk maju sebagai bakal calon Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara.

Dukungan tersebut disampaikan Harist kepada wartawan di Lobby Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (31/8/2026).

Menurut Harist, organisasi pers membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan berkomunikasi, tetapi juga mampu membangun soliditas organisasi dan menjawab tantangan dunia media yang terus berkembang.

Ia menilai Dodi memiliki modal tersebut.

Selain aktif di dunia jurnalistik, Dodi dinilai memiliki semangat membangun organisasi serta kemampuan menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan.

“Menurut saya, Dodi Rikardo Sembiring layak diberikan kesempatan untuk maju. Organisasi membutuhkan orang-orang yang mau bekerja, mampu membangun komunikasi, menjaga marwah organisasi, dan memperjuangkan kepentingan insan pers secara profesional,” ujar Harist.

Menurutnya, kontestasi kepemimpinan dalam organisasi harus menjadi ruang adu gagasan dan program kerja, bukan arena saling menjatuhkan.

Karena itu, ia berharap seluruh proses pemilihan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara nantinya berlangsung demokratis, sehat, dan tetap menjunjung tinggi persaudaraan antaranggota.

Harist menilai tantangan yang dihadapi organisasi pers saat ini semakin kompleks.

Perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi menuntut insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kemampuan beradaptasi.

Dalam kondisi tersebut, IMO Indonesia Sumatera Utara dinilai membutuhkan figur pemimpin yang mampu melakukan konsolidasi internal sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai pihak.

“Perbedaan pilihan itu hal biasa dalam organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga kebersamaan dan fokus membesarkan organisasi,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Harist memberikan pesan khusus kepada Dodi.

“Kalau memang punya niat baik untuk membangun organisasi, jangan ragu melangkah. Maju terus, geber, jangan kasih kendor,” ujarnya.

Dodi: Dukungan Ini Menjadi Amanah

Menanggapi dukungan tersebut, Dodi Rikardo Sembiring menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Harist Lubis.

Menurutnya, dukungan yang diberikan bukan sekadar dorongan politik organisasi, melainkan amanah yang harus dijawab dengan tanggung jawab dan kerja nyata.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bang Harist Lubis. Dukungan ini tentu menjadi penyemangat sekaligus amanah yang harus saya jaga,” kata Dodi.

Ia menegaskan bahwa dirinya siap mengikuti seluruh proses organisasi dengan mengedepankan etika, persaudaraan, dan semangat kebersamaan.

Bagi Dodi, siapapun yang nantinya terpilih memimpin DPW IMO Indonesia Sumatera Utara harus mendapatkan dukungan seluruh anggota demi kemajuan organisasi.

“Kita boleh berbeda pilihan, tetapi tujuan kita tetap sama, yaitu membesarkan IMO Indonesia Sumatera Utara dan meningkatkan profesionalisme insan pers,” ujarnya.

Dodi juga menekankan pentingnya memperkuat kompetensi wartawan, menjaga integritas profesi, serta memperluas jaringan organisasi agar semakin bermanfaat bagi anggota.

Menurutnya, organisasi pers harus mampu menjadi wadah yang melindungi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

“IMO adalah rumah bersama. Yang harus kita bangun adalah kekompakan, profesionalisme, dan semangat untuk terus berkembang menghadapi tantangan dunia media yang semakin dinamis,” pungkasnya.

Dukungan terhadap sejumlah nama diperkirakan masih akan terus bermunculan menjelang tahapan pemilihan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara.

Kontestasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menghadirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin kuat, profesional, dan relevan di era digital. (*)