Sidrap, Katasulsel.com — Warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir yang akan berlangsung di sejumlah wilayah.
Pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar 2 hingga 3 jam per hari di masing-masing wilayah.
Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh mengimbau masyarakat, khususnya petani, pengusaha dan perkantoran, mempersiapkan diri menghadapi kondisi tersebut.
Pemadaman dilakukan berkaitan dengan maintenance atau pemeliharaan jaringan oleh PLN Wilayah Sulawesi Selatan.
Imbauan ini disampaikan Sekda setelah menerima audiensi dari pihak PLN pada Senin, 31 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Kepala PLN Unit Maritengngae, Kepala PLN Unit Rappang, Kepala PLN Unit Tanrutedong, serta sejumlah pihak PLN lainnya.
Pertemuan itu membahas rencana pemeliharaan jaringan listrik yang berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Sidrap.
Sekda meminta informasi mengenai jadwal pemadaman dapat menjadi perhatian masyarakat, terutama sektor yang aktivitasnya sangat bergantung pada listrik.
Petani diminta mengantisipasi kebutuhan listrik untuk kegiatan pertanian, termasuk penggunaan pompa air.
Begitu pula pelaku usaha agar dapat mengatur aktivitas produksi dan operasional selama listrik padam.
Sementara perkantoran diharapkan menyesuaikan pekerjaan yang membutuhkan pasokan listrik agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Menurut Andi Rahmat, Pemerintah Kabupaten Sidrap juga akan mengeluarkan surat edaran terkait rencana pemadaman bergilir tersebut.
Surat edaran itu nantinya diharapkan menjadi salah satu bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terdampak.
Sekda menekankan pentingnya kesiapan masyarakat menghadapi pemadaman tersebut, mengingat pemeliharaan jaringan merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak panik, tetapi melakukan persiapan sesuai kebutuhan.
Terutama bagi petani yang menggunakan pompa listrik, pengusaha yang menjalankan mesin produksi, serta perkantoran yang mengandalkan perangkat elektronik.
Intinya: listrik dipadamkan sementara untuk kepentingan pemeliharaan. Warga diminta bersiap agar aktivitas sehari-hari tetap dapat berjalan. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
