SIDRAP – Ancaman diare pada anak-anak masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Menyadari pentingnya pencegahan sejak dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) turun langsung memberikan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada puluhan siswa sekolah dasar di Desa Passeno, Kecamatan Baranti.
Program yang menyasar siswa kelas II sekolah dasar itu dilaksanakan di tiga sekolah berbeda, yakni SDN 1 Passeno pada 20 Juli 2026, SDN 3 Passeno dan SDN 5 Passeno pada 22 Juli 2026. Sebanyak 30 siswa mengikuti rangkaian kegiatan edukasi yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan ini hadir sebagai langkah preventif untuk menekan risiko diare yang masih menjadi salah satu penyakit yang kerap menyerang anak usia sekolah akibat kebiasaan hidup yang kurang bersih.
Mahasiswa KKN Unhas mengawali kegiatan dengan pre-test guna mengukur tingkat pemahaman siswa terkait diare dan kebersihan diri. Selanjutnya, para siswa mendapatkan materi tentang penyebab diare, dampak yang ditimbulkan, hingga cara sederhana untuk mencegah penyakit tersebut.
Tak hanya mendengarkan penjelasan, para siswa juga diajak menonton video edukasi, bermain sambil belajar, serta mempraktikkan langsung cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan teknik yang benar.
Suasana kelas berlangsung hidup. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, hingga berlomba mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar.
“Anak-anak sangat aktif dan bersemangat. Metode edukasi yang menyenangkan membuat mereka lebih mudah memahami pentingnya menjaga kebersihan diri untuk mencegah penyakit,” ungkap salah satu mahasiswa KKN Unhas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Dalam materi yang diberikan, siswa diajarkan pentingnya mencuci tangan sebelum makan, setelah bermain, dan setelah menggunakan toilet. Mereka juga diingatkan untuk mengonsumsi makanan yang bersih, minum air yang aman, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah maupun rumah.
Mahasiswa KKN Unhas menilai pembiasaan PHBS sejak usia dini merupakan investasi kesehatan jangka panjang. Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari dapat menjadi benteng utama dalam mencegah diare dan berbagai penyakit infeksi lainnya.
Program edukasi ini merupakan bagian dari pengabdian Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin di Kabupaten Sidrap yang berfokus pada upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap anak-anak di Desa Passeno tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh bagi keluarga maupun teman-temannya.
Dengan semakin banyak anak yang menerapkan PHBS, diharapkan angka kejadian diare di Sidrap dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi muda semakin meningkat. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .

