Sidrap, Katasulsel.com β Musibah kebakaran kembali mengguncang Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Sebuah rumah milik warga di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, hangus dilalap api pada Rabu (22/7/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 Wita itu mengakibatkan rumah milik Nurhidayah dan Saha mengalami kerusakan parah. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kabar kebakaran itu dengan cepat sampai ke Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Tak menunggu lama, orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo itu langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan darurat.
Didampingi Camat Watang Sidenreng, Kepala Desa Talumae, serta jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sidrap, Syaharuddin menyempatkan diri berbincang dengan keluarga korban yang masih berupaya menerima kenyataan pahit setelah kehilangan tempat tinggal mereka.
Di tengah puing-puing bangunan yang hangus terbakar, Bupati Sidrap menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang menimpa warganya tersebut.
Ia berharap keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali setelah mengalami cobaan yang datang secara tiba-tiba.
“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Pemerintah Kabupaten Sidrap akan selalu hadir untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan dan dukungan,” ujar Syaharuddin.
Selain menyerahkan bantuan sementara, Syaharuddin juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang cenderung meningkat selama musim kemarau.
Menurutnya, cuaca panas yang dipengaruhi fenomena El Nino membuat risiko kebakaran lebih tinggi, terutama yang dipicu korsleting listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan elektronik di rumah.
“Di musim kemarau seperti sekarang, masyarakat harus lebih berhati-hati. Pastikan alat-alat elektronik dimatikan saat tidak digunakan. Cabut colokan listrik apabila tidak dipakai untuk menghindari korsleting yang dapat memicu kebakaran,” pesannya.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat sebagian besar kasus kebakaran rumah yang terjadi sering kali dipicu oleh faktor kelistrikan dan kurangnya kewaspadaan penghuni rumah.
Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kejadian di Desa Talumae menjadi pelajaran bersama agar masyarakat semakin memperhatikan aspek keselamatan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini meninggalkan kerugian besar bagi keluarga korban. Namun di tengah duka yang mereka alami, kehadiran pemerintah dan dukungan masyarakat diharapkan dapat menjadi penyemangat untuk kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus terus ditingkatkan, terutama saat musim kemarau melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
