Sidrap, katasulsel.com – Stadion Ganggawa Pangkajene kembali menyajikan drama yang membuat ribuan pasang mata tertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Laga semifinal Sidrap Cup 2026 antara Kilau99 FC dan ASA FC Sulawesi Barat, Rabu (24/6/2026) sore, nyaris berakhir tanpa gol.
Namun sepak bola memang sering menyimpan kejutan pada detik-detik terakhir.
Ketika pertandingan terlihat akan berlanjut ke babak adu penalti, Kilau99 FC justru menghancurkan harapan ASA FC melalui dua gol telat yang lahir di penghujung laga.
Tim berkostum putih-kuning-biru itu akhirnya menang 2-0 sekaligus mengamankan satu tiket menuju partai final.
Sejak kick off, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi.
ASA FC yang diperkuat Tibo, Husain, Kaharuddin Salam dan kapten tim Fandy Edy tampil percaya diri menghadapi salah satu tim favorit turnamen.
Sementara Kilau99 FC mengandalkan permainan kolektif yang dikomandoi sang kapten Erwin Gutawa.
Babak pertama berlangsung ketat.
Beberapa peluang tercipta dari kedua kubu, namun belum ada yang mampu menaklukkan penjaga gawang lawan.
Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan semakin keras dan penuh duel.
Wasit Rais asal Masamba beberapa kali harus menghentikan permainan untuk meredam tensi yang mulai meningkat.
Erwin Gutawa menjadi pemain pertama yang menerima kartu kuning pada menit ke-30.
Kemudian disusul Akbar dari Kilau99 FC pada menit ke-57 dan kapten ASA FC Fandy Edy pada menit ke-87.
Saat pertandingan memasuki menit ke-89, publik Stadion Ganggawa akhirnya bersorak.
Icca sukses memecah kebuntuan dan membawa Kilau99 FC unggul 1-0.
Gol itu seolah menjadi pukulan telak bagi ASA FC yang selama hampir 90 menit mampu menjaga keseimbangan permainan.
Belum sempat bangkit, gawang ASA FC kembali bergetar pada masa injury time.
Dzaky Asraf memastikan kemenangan Kilau99 FC lewat gol pada menit 90+ yang membuat skor berubah menjadi 2-0.
Gol tersebut sekaligus mengakhiri perlawanan ASA FC dan mengantar Kilau99 FC melangkah ke partai puncak Sidrap Cup 2026.
Tribun Stadion Ganggawa langsung bergemuruh.
Para pendukung Kilau99 FC larut dalam kegembiraan, sementara pemain ASA FC tampak terpukul setelah gagal mempertahankan hasil imbang yang sudah berada di depan mata.
Bagi Kilau99 FC, kemenangan ini menjadi modal besar menghadapi laga final.
Sedangkan bagi ASA FC Sulbar, perjalanan mereka harus berakhir di semifinal setelah tampil gigih selama hampir sepanjang pertandingan.
Dua gol dalam hitungan menit menjadi pembeda.
Dan di Stadion Ganggawa sore itu, Kilau99 FC membuktikan bahwa pertandingan belum benar-benar selesai sebelum peluit panjang dibunyikan. (*)
