Penulis:
Trinova Lidia Christi

MAKASSAR β€” Ruang pelayanan publik yang baik tidak hanya ditopang oleh aturan, tetapi juga pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai yang menjadi fondasinya. Berangkat dari semangat tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Tematik Hukum Universitas Hasanuddin menghadirkan program edukatif bertajuk β€œCorner of Justicia: Kompas Nilai Pelayanan Pengadilan Negeri Makassar.”

Program kerja individu yang dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) itu diwujudkan melalui pembuatan media edukasi digital berupa e-flyer dan video edukasi yang dirancang untuk memperkenalkan berbagai nilai pelayanan yang diterapkan di lingkungan Pengadilan Negeri Makassar. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung penyebarluasan informasi pelayanan publik yang transparan, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat.

Materi yang disajikan mencakup sejumlah nilai penting, mulai dari Kulle Tonji, Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), Tujuh Nilai Utama Badan Peradilan, hingga core values ASN BerAKHLAK. Setiap nilai dijelaskan secara ringkas dan mudah dipahami, lengkap dengan dasar regulasi serta contoh implementasinya dalam pelaksanaan tugas aparatur pengadilan.

Tak hanya itu, media edukasi tersebut juga dilengkapi informasi mengenai alur pelayanan dan mekanisme pengaduan yang tersedia di Pengadilan Negeri Makassar. Kehadiran informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami prosedur layanan sekaligus mengetahui saluran resmi yang dapat digunakan ketika ingin menyampaikan aspirasi maupun pengaduan.

Peserta KKN sekaligus penanggung jawab program, Trinova Lidia Christi, menjelaskan bahwa penyusunan materi dilakukan melalui proses pengumpulan informasi dari aparatur Pengadilan Negeri Makassar dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

β€œPembuatan media edukasi berupa e-flyer ini disusun dengan mengumpulkan informasi dari para aparatur yang ada di Pengadilan Negeri Makassar serta didukung oleh dasar aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sebagai pelengkap program, mahasiswa juga menghadirkan sebuah pojok baca bernama Corner of Justicia. Fasilitas tersebut berupa rak yang berisi buku saku edukatif dan ditempatkan di area yang mudah dijangkau oleh masyarakat maupun aparatur pengadilan. Kehadirannya diharapkan menjadi sarana literasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Penyerahan buku saku berlangsung di lingkungan Pengadilan Negeri Makassar dan dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Makassar Kelas IA Khusus, Yang Mulia Dr. I Wayan Gede Rumega, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Negeri Makassar Kelas IA Khusus, Yang Mulia Mashuri Effendie, S.H., M.H., jajaran stakeholder pengadilan, serta peserta KKN Gelombang 116.

Melalui inovasi sederhana namun bernilai edukatif tersebut, mahasiswa KKN berharap masyarakat semakin mudah memahami budaya pelayanan di lembaga peradilan. Di sisi lain, program ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya hadir di tengah masyarakat desa, tetapi juga dapat berkontribusi dalam memperkuat literasi pelayanan publik dan integritas lembaga negara.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Makassar hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Makassar terbaru di sini