Makassar, Katasulsel.com — Sulawesi Selatan bersiap menjadi titik temu penting bagi jejaring akademik dan kebudayaan Asia Tenggara. South East Asia Academic Mobility (SEAAM) tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Celebes Summit on Education and Culture yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.

Persiapan tersebut semakin menguat setelah SEAAM menggelar pertemuan dengan pihak Sultan Hasanuddin International Airport (SHIA) di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Jumat (18/9/2026). Pertemuan itu membahas dukungan strategis dan peluang kolaborasi untuk menyukseskan agenda yang diproyeksikan menjadi forum pertukaran gagasan, jejaring akademik, dan diplomasi budaya di kawasan Asia Tenggara.

Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., mengatakan Celebes Summit dirancang bukan sekadar konferensi biasa, melainkan ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, kebudayaan, mobilitas akademik, hingga pengembangan kerja sama lintas negara.

“SEAAM bersama Sultan Hasanuddin International Airport siap menggelar Celebes Summit on Education and Culture yang direncanakan Oktober mendatang. Kita sudah mulai mengundang pihak-pihak yang akan berpartisipasi,” kata Ismail.

Menurutnya, proses kurasi pembicara dan peserta telah berjalan. Sejumlah tokoh pendidikan, akademisi, serta lembaga terkait mulai dihubungi untuk terlibat dalam forum tersebut, termasuk Sekretaris Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua yang direncanakan menjadi salah satu pembicara.

Ismail menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi SEAAM bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Maros dan sejumlah perguruan tinggi mitra. Forum tersebut juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem kerja sama pendidikan tinggi melalui pendekatan academic networking dan knowledge exchange yang selama ini terus dikembangkan SEAAM.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi SEAAM dengan dukungan Dewan Pendidikan Kabupaten Maros bersama perguruan tinggi mitra serta bagian dari upaya melaksanakan berbagai kolaborasi dalam jejaring Asia Tenggara,” ujarnya.

Lebih jauh, Celebes Summit juga akan menjadi panggung untuk memperkenalkan sejumlah agenda internasional yang akan digelar pada tahun depan, termasuk olimpiade pendidikan yang direncanakan berlangsung di Kuala Terengganu, Malaysia.

Menariknya, forum ini tidak hanya menempatkan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi seluruh wilayah di Pulau Sulawesi. Mulai dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, hingga Sulawesi Utara akan didorong untuk terlibat dalam jejaring kolaborasi tersebut.

“Jadi, kegiatan Celebes Summit ini tidak hanya memperkenalkan dan melibatkan Sulawesi Selatan, tetapi juga provinsi-provinsi lain di Sulawesi,” jelas Ismail.

Dalam konsep yang tengah disiapkan, Celebes Summit on Education and Culture diharapkan menjadi platform kolaboratif yang mempertemukan kampus, lembaga pendidikan, komunitas budaya, peneliti, hingga mitra internasional dalam satu ruang dialog.

SEAAM menilai tantangan pendidikan dan pelestarian budaya di era global membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas wilayah dan lintas negara. Karena itu, forum ini diharapkan dapat melahirkan berbagai inisiatif baru, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, hingga penguatan diplomasi budaya berbasis kearifan lokal.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Celebes Summit on Education and Culture 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda strategis yang memperkuat posisi Sulawesi sebagai gerbang kolaborasi pendidikan dan budaya di kawasan Asia Tenggara.