Penulis
Keryn Velisya John

Sidrap, katasulsel.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) terus diperkuat melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif. Salah satunya dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 yang menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Bulucenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang merupakan program kerja individu mahasiswa KKN, Keryn Velisya John, tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan UPT Puskesmas Dongi dan Pemerintah Desa Bulucenrana. Program ini dirancang sebagai bentuk intervensi promotif dan preventif untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap layanan skrining kesehatan dasar di tingkat desa.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta konsultasi kesehatan langsung bersama tenaga medis. Pemeriksaan tersebut bertujuan mengidentifikasi faktor risiko penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Selain layanan skrining kesehatan, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang teratur, konsumsi makanan bergizi seimbang, pengendalian faktor risiko penyakit, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala sebagai langkah menjaga kualitas hidup.

Keryn Velisya John selaku penggagas program menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan masyarakat akan akses pemeriksaan kesehatan yang mudah dijangkau sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap ancaman penyakit tidak menular yang cenderung meningkat setiap tahun.

Melalui sinergi antara mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin, tenaga kesehatan UPT Puskesmas Dongi, dan Pemerintah Desa Bulucenrana, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan. Masyarakat dari berbagai kelompok usia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Hasil pemeriksaan kemudian dijelaskan secara langsung oleh tenaga kesehatan sehingga peserta dapat memahami kondisi kesehatannya serta memperoleh rekomendasi tindak lanjut apabila ditemukan faktor risiko tertentu.

Tenaga kesehatan yang terlibat juga memberikan pemahaman bahwa penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan metabolik lainnya sering kali berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan kesehatan berbasis masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif. Selain memberikan manfaat langsung bagi warga, program tersebut juga memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dan pemerintah desa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Bulucenrana semakin sadar akan pentingnya deteksi dini penyakit, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta penerapan gaya hidup sehat sebagai investasi kesehatan jangka panjang.

Program ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Good Health and Well-Being), yang menekankan pentingnya menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat melalui penguatan layanan kesehatan, pencegahan penyakit, dan peningkatan kualitas hidup. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini