SIDRAP – Inovasi pelayanan kesehatan terus dilakukan untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan Kelurahan Baranti bersama UPT Puskesmas Baranti yang menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Minggu (19/7/2026) dengan memanfaatkan momentum hajatan warga sebagai lokasi pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Dalam suasana yang santai dan akrab, warga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan. Sebanyak 25 warga mengikuti kegiatan tersebut dan memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dasar serta konsultasi singkat bersama tenaga kesehatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit, khususnya penyakit tidak menular yang kini menjadi salah satu tantangan utama di bidang kesehatan masyarakat.
Koordinator Kelurahan Baranti menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan berkala.
“Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini sangat baik. Ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin semakin meningkat. Deteksi dini sangat penting agar faktor risiko penyakit dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selain memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Warga diingatkan untuk menjaga pola makan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Meski jumlah peserta yang mengikuti Cek Kesehatan Gratis telah memenuhi target yang ditetapkan, pemerintah kelurahan bersama tenaga kesehatan memastikan pelayanan tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Sebagai tindak lanjut, petugas akan melakukan pendekatan door to door guna menjangkau warga yang belum sempat mengikuti pemeriksaan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang setara, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Pihak UPT Puskesmas Baranti menegaskan bahwa deteksi dini merupakan salah satu strategi paling efektif dalam mencegah komplikasi penyakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, masyarakat dapat melakukan langkah pencegahan maupun pengobatan lebih cepat sehingga risiko penyakit yang lebih berat dapat diminimalkan.
Kolaborasi antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, inklusif, dan mudah dijangkau. Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis, pemerintah dan tenaga kesehatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit terus meningkat sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas.
Di tengah meningkatnya tantangan penyakit tidak menular, pendekatan jemput bola seperti ini dinilai menjadi salah satu strategi efektif untuk memperluas cakupan layanan kesehatan sekaligus memperkuat budaya deteksi dini di tingkat komunitas. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .

