Penulis
Andi Alifsyah Elga Putri Paliwangi

SIDRAP – Persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Tingginya angka gigi berlubang pada anak mendorong mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) turun langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi sejak dini.

Melalui program β€œSenyum Cemerlang: Edukasi Cara Menyikat Gigi sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Gigi dan Mulut pada Anak SD”, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Fakultas Kedokteran Gigi Unhas menyasar siswa di SDN 3 Massepe dan SDN 5 Massepe, Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap.

Kegiatan berlangsung pada 21 dan 22 Juli 2026 dengan melibatkan puluhan siswa dari kelas atas sekolah dasar.

Program ini lahir dari fakta yang cukup memprihatinkan. Data menunjukkan masalah kesehatan gigi dan mulut di Sidrap masih tergolong tinggi. Bahkan, proporsi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan gigi dan mulut mencapai lebih dari 64 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian mahasiswa KKN-PK Unhas karena kebiasaan menjaga kesehatan gigi umumnya mulai terbentuk sejak usia sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, siswa terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman mereka terkait kesehatan gigi. Setelah itu, mahasiswa memperkenalkan materi melalui video animasi edukatif yang menarik perhatian peserta.

Anak-anak kemudian diajak mengenal bagian-bagian gigi, fungsi gigi, penyebab gigi berlubang, hingga dampak yang dapat ditimbulkan apabila kesehatan gigi tidak dijaga dengan baik.

Suasana semakin meriah saat memasuki sesi praktik menyikat gigi. Dengan bantuan media edukasi dan iringan lagu, siswa mempraktikkan cara menyikat gigi yang benar secara bersama-sama.

Metode belajar sambil bermain tersebut membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus menyenangkan bagi peserta.

Sepanjang kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti demonstrasi, dan berpartisipasi dalam berbagai permainan edukatif yang disiapkan mahasiswa.

Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa KKN-PK Unhas memberikan pin bergambar gigi kepada siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga menerima sertifikat apresiasi atas dukungan dan kerja sama dalam pelaksanaan program edukasi kesehatan tersebut.

Mahasiswa KKN-PK Fakultas Kedokteran Gigi Unhas berharap kegiatan ini dapat menanamkan kebiasaan positif kepada anak-anak sejak dini, khususnya dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai cara menyikat gigi yang benar, diharapkan siswa mampu mengurangi risiko gigi berlubang dan berbagai penyakit mulut lainnya.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan anak di Sidrap melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini

Topik: Sidrap