SIDRAP, Katasulsel.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sidenreng Rappang (Sidrap) melayangkan surat resmi kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sulawesi Selatan terkait penugasan perangkat pertandingan cabang olahraga bulu tangkis pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
Surat bernomor 12/PBSI-SDR/VII/2026 tertanggal 6 Juli 2026 itu berisi penyampaian rasa kecewa sekaligus permohonan klarifikasi atas tidak dilibatkannya wasit dan referee bersertifikat asal Kabupaten Sidrap dalam susunan awal perangkat pertandingan.
Dalam surat tersebut, Pengkab PBSI Sidrap menilai sebagai daerah tuan rumah penyelenggara cabang bulu tangkis, Sidrap memiliki sumber daya manusia yang telah memiliki sertifikasi resmi PBSI, pengalaman memimpin pertandingan, serta dinilai layak bertugas pada ajang tingkat provinsi.
Pengkab PBSI Sidrap mengungkapkan, pada awal penetapan perangkat pertandingan tidak terdapat satu pun wasit asal Sidrap yang masuk dalam daftar penugasan. Salah seorang wasit bersertifikat, Andi Hasbir, baru mendapat penugasan setelah salah satu wasit dari daerah lain berhalangan hadir.
Selain itu, Pengkab juga menyebut telah menyiapkan seorang referee bersertifikat asal Sidrap. Namun, yang bersangkutan juga tidak memperoleh kesempatan bertugas. Menurut isi surat, alasan yang diterima dari Bidang Perwasitan Pengprov PBSI Sulsel adalah memberikan kesempatan kepada wasit lain yang sebelumnya belum pernah menjadi referee.
Meski demikian, Pengkab PBSI Sidrap menilai alasan tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan kondisi di lapangan. Mereka menyebut masih terdapat perangkat pertandingan yang sebelumnya pernah bertugas sebagai referee pada kejuaraan lain namun kembali mendapat penugasan dalam ajang tersebut.
Pengkab PBSI Sidrap juga menyoroti adanya beberapa daerah yang memperoleh keterwakilan lebih dari satu orang dalam perangkat pertandingan, sementara Sidrap sebagai tuan rumah justru tidak mendapatkan representasi sejak awal penetapan.
Melalui surat itu, Pengkab PBSI Sidrap meminta penjelasan dan klarifikasi mengenai mekanisme penunjukan perangkat pertandingan, khususnya wasit dan referee, serta berharap ke depan proses penugasan dilakukan lebih transparan, profesional, adil, dan memberikan kesempatan yang proporsional kepada wasit bersertifikat dari seluruh kabupaten dan kota.
Surat tersebut ditandatangani Ketua Harian Pengkab PBSI Sidrap Suwardi Palle dan Sekretaris Umum Andry S., serta ditembuskan kepada Ketua Umum PBSI Kabupaten Sidrap, Ketua KONI Kabupaten Sidrap, dan arsip.
Menanggapi surat tersebut, Sekretaris Umum Pengprov PBSI Sulsel, Jamaluddin, memberikan klarifikasi. Ia menyatakan Pengprov PBSI Sulsel tidak pernah menerima surat permintaan dari pihak pelaksana kegiatan terkait penugasan perangkat pertandingan cabang bulu tangkis pada Porsenijar PGRI Sulsel 2026.
“Terus terang dari Pengprov tidak pernah sama sekali menerima surat permintaan dari pihak pelaksana kegiatan, sehingga kami tidak mengetahui perihal tersebut,” ujar Jamaluddin.
Menurutnya, kebijakan Ketua Umum Pengprov PBSI Sulsel selama ini justru mengutamakan penggunaan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam setiap pelaksanaan kejuaraan.
“Sesuai kebijakan Pak Ketua Umum Pengprov PBSI Sulsel diutamakan menggunakan SDM lokal. Mohon maaf jika terjadi dinamika di sana karena sama sekali di luar sepengetahuan kami,” katanya.
Jamaluddin juga mengapresiasi surat keberatan yang disampaikan Pengkab PBSI Sidrap dan memastikan hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi Pengprov.
“Terima kasih atas masukannya. Ini tentunya menjadi bahan evaluasi Pengprov. Terus terang kami tidak mengetahui sama sekali. Jadi kalau ada anggota yang mengatasnamakan Pengprov, itu kami tidak benarkan,” tegasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini Pengprov PBSI Sulsel tidak menerima laporan adanya personel yang bertugas di Sidrap atas nama Pengprov.
“Tidak ada laporan sama sekali untuk anggota yang bertugas ke Sidrap, sehingga tidak ada surat tugas atau penugasan resmi dari Pengprov,” jelas Jamaluddin.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, Kabid Perwasitan Pengprov PBSI Sulsel, Muhammad Hatta, disebut-sebut sebagai pihak yang menerbitkan surat penugasan wasit kepada panitia Porsenijar PGRI Sulsel. Namun, hingga berita ini diterbitkan, Muhammad Hatta belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme penunjukan perangkat pertandingan tersebut. Katasulsel.com masih berupaya memperoleh konfirmasi darinya agar pemberitaan tetap berimbang.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
