Doha, katasulsel.com – Perubahan kondisi aspal Sirkuit Lusail menjadi perhatian utama Honda Team Asia pada hari pertama Moto3 GP Qatar 2026. Perbedaan suhu dan karakter lintasan antara sesi pagi dan sore membuat tim harus mengevaluasi kembali perilaku motor serta responsnya terhadap kondisi trek.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengungkapkan bahwa sesi Free Practice 1 (FP1) berlangsung dalam cuaca sangat panas. Namun, situasi berubah cukup signifikan ketika para pebalap memasuki sesi Practice pada sore hari.

Perubahan itu membuat karakter motor dan feeling pebalap ikut berbeda. Tim pun belum ingin terburu-buru menentukan penyesuaian sebelum memahami secara menyeluruh pengaruh kondisi lintasan terhadap performa motor.

“Pada sore hari, kondisinya berubah cukup signifikan karena kami semakin mendekati kondisi yang diperkirakan terjadi saat balapan. Kami bisa merasakan bahwa perilaku motor dan feeling secara keseluruhan berubah mengikuti kondisi lintasan,” kata Aoyama dalam keterangan resmi Honda Team Asia.

Menurutnya, data dari kedua sesi latihan perlu dibandingkan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi performa motor. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan setelan yang sesuai untuk menghadapi kualifikasi dan balapan.

Di tengah perubahan karakter lintasan, pebalap Indonesia Veda Ega Pratama mampu mencatatkan hasil kompetitif. Ia menempati posisi kelima sesi Practice dengan waktu 2 menit 3,561 detik.

Hasil tersebut sekaligus mengantarkannya lolos langsung ke kualifikasi kedua (Q2).

Aoyama menilai Veda mampu menjaga kepercayaan dirinya meskipun kondisi lintasan berubah dibandingkan sesi pagi.

“Veda mempertahankan kepercayaan dirinya dengan baik dan finis di posisi kelima. Ini merupakan hasil yang positif,” ujarnya.

Meski demikian, Honda Team Asia masih memiliki pekerjaan teknis untuk memahami respons motor dalam kondisi lintasan yang berbeda. Data FP1 dan Practice akan menjadi bahan evaluasi sebelum tim menentukan langkah berikutnya.

Aoyama menyebut tim perlu memastikan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku motor agar persiapan menghadapi sesi selanjutnya lebih terarah.

Di sisi lain, Veda juga harus menghadapi penalti mundur enam posisi pada grid balapan utama. Hukuman itu diberikan setelah ia mencatatkan lap terbaik saat bendera kuning dikibarkan dalam FP1.

Penalti tersebut tidak mengubah hasil latihan maupun kelolosannya ke Q2, tetapi akan memengaruhi posisi start pada Minggu (8/11/2026).

Honda Team Asia kini memusatkan perhatian pada evaluasi teknis dan persiapan kualifikasi. Sesi Q2 dijadwalkan berlangsung Sabtu (7/11/2026) pukul 21.15 WIB, sedangkan balapan utama digelar Minggu pukul 20.00 WIB.

Bagi tim, tantangan di Lusail bukan sekadar mengejar catatan waktu. Memahami perubahan perilaku motor akibat kondisi lintasan menjadi pekerjaan penting agar Veda dan rekan setimnya, Zen Mitani, mendapatkan persiapan terbaik untuk balapan.(*)