Beberapa wisudawan terlihat menunduk.

Sebagian orang tua menyeka air mata.

Dan di tengah suasana itu, Tahir menegaskan satu pesan terakhir: menjaga nama baik almamater dan Muhammadiyah.

Sebab bagi ITKESMU Sidrap, gelar akademik bukan akhir perjalanan.

Tetapi awal memasuki “ruang praktik kehidupan” yang sesungguhnya. (edybasri)