Sidrap, katasulsel.com — Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan Tellu Limpoe, Sabtu 8 Agustus 2026, mendadak berubah menjadi panggung apresiasi.
Di tengah gemuruh ribuan peserta karnaval yang memenuhi Lapangan Andi Sulolipu Arateng (Amparita lama, red), Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif menghentikan sejenak rangkaian acara.
Satu nama kemudian dipanggil naik ke panggung kehormatan.
Camat Tellu Limpoe, H. Ridwan Bachtiar, SE, M.Si.
Puluhan ribu pasang mata tertuju ke arah panggung. Tepuk tangan bergemuruh. Sorak-sorai warga pecah.
Momen itu bukan bagian dari rundown resmi karnaval.
Namun justru menjadi salah satu adegan yang paling menyita perhatian masyarakat.
Di hadapan Sekda, Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, peserta karnaval dan warga yang memadati lapangan, Bupati Syaharuddin Alrif menyerahkan piagam penghargaan dan plakat Juara 1 Polling Camat Paling Merakyat Versi Pembaca Katasulsel.com kepada Ridwan Bachtiar.
Penghargaan tersebut diberikan setelah Ridwan keluar sebagai peraih suara tertinggi dalam polling yang diselenggarakan Katasulsel.com selama tiga bulan, sejak 3 Mei hingga 3 Juni 2026.
Ridwan mencatatkan 2.451 suara, unggul cukup jauh dari para pesaingnya.
Bagi sebagian warga Tellu Limpoe, angka itu bukan sekadar statistik digital.
Mereka menganggapnya sebagai refleksi kedekatan seorang camat dengan masyarakat.
“Bukan karena pollingnya, tapi karena memang Pak Ridwan hampir setiap hari ada di tengah masyarakat,” ujar H. Bahar Abdullah, S.H, salah seorang tokoh masyarakat Amparita yang hadir di acara.
Bupati: Prestasi Ini Tidak Datang Tiba-Tiba
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif memberikan apresiasi khusus kepada Ridwan Bachtiar.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lahir secara instan.
Ia menyebut penghargaan yang diterima Ridwan merupakan hasil dari konsistensi membangun komunikasi dengan masyarakat dan menghadirkan pelayanan yang dirasakan langsung oleh warga.
“Menjadi camat yang dicintai masyarakat bukan pekerjaan sehari dua hari. Ini lahir dari kerja nyata, kedekatan, dan kehadiran di tengah rakyat,” kata Syaharuddin Alrif.
Bupati menilai Tellu Limpoe dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup menonjol.
Mulai dari penataan kawasan, kebersihan lingkungan, keterlibatan masyarakat hingga semangat gotong royong yang terus tumbuh.
Karena itu, ia meminta seluruh camat di Sidrap menjadikan inovasi dan kedekatan sosial sebagai budaya kerja pemerintahan.
Tellu Limpoe Sedang Naik Kelas
Tidak sedikit yang menilai penghargaan tersebut menjadi simbol lain dari perubahan wajah Tellu Limpoe.
Kecamatan yang selama ini dikenal sebagai wilayah pertanian itu kini mulai tampil sebagai salah satu kawasan yang paling aktif melakukan pembenahan lingkungan dan penguatan partisipasi masyarakat.
Kunjungan Bupati ke Lorong Percontohan sebelum membuka karnaval menjadi gambaran bahwa program-program yang berjalan di tingkat kecamatan mulai terlihat hasilnya.
Di sejumlah sudut Amparita, penataan kawasan permukiman, kebersihan lingkungan, dan keterlibatan warga menjadi pemandangan yang mudah ditemukan.
Kondisi itu membuat nama Ridwan Bachtiar semakin identik dengan gerakan pelayanan berbasis lapangan.
Dari Polling Pembaca Menjadi Pengakuan Publik
Polling “Camat Paling Merakyat Versi Pembaca” yang digelar Katasulsel.com sejak Mei lalu memang bukan survei ilmiah.
Redaksi sejak awal menegaskan bahwa polling tersebut merupakan bentuk partisipasi pembaca untuk mengukur persepsi publik terhadap kedekatan para camat dengan masyarakat.
Tiga indikator yang menjadi perhatian pembaca adalah kedekatan dengan warga, respons terhadap persoalan sosial, dan keterlibatan langsung di lapangan.
Saat sistem ditutup melalui proses data lock, Ridwan Bachtiar bertahan di posisi teratas dengan perolehan 2.451 suara.
Hasil itu akhirnya memperoleh legitimasi simbolik di panggung terbesar masyarakat Tellu Limpoe.
Bukan lagi sekadar angka di layar gawai.
Melainkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bupati Sidrap di hadapan puluhan ribu warga.
Dan ketika Ridwan mengangkat plakat penghargaan itu di atas panggung kehormatan, tepuk tangan kembali pecah.
Dan, Pimpinan Redaksi Katasulsel.com Edy Basri pun turut memberi ucapan selamat.
Karnaval boleh saja menjadi agenda utama hari itu.
Namun bagi banyak warga Tellu Limpoe, momen yang paling mereka ingat justru ketika seorang camat dipanggil ke depan, lalu mendapat pengakuan terbuka atas kedekatannya dengan rakyat. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
