Houston — Portugal gagal mengamankan tiga poin penuh pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang 1-1 oleh Republik Demokratik (RD) Kongo di Houston Stadium, Kamis (18/6/2026).

Pertandingan yang sempat diprediksi menjadi panggung dominasi Selecao das Quinas justru berubah menjadi duel sengit. RD Kongo tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas lini serang Portugal hingga peluit panjang dibunyikan.

Portugal membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Gelandang muda Joao Neves sukses memecah kebuntuan melalui sundulan terarah setelah menerima servis akurat Pedro Neto dari sisi sayap.

Gol cepat tersebut membuat Portugal menguasai tempo permainan. Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya terus menekan pertahanan lawan melalui skema penguasaan bola dan serangan dari kedua flank.

Namun, saat Portugal tampak akan menutup babak pertama dengan keunggulan, RD Kongo memberikan kejutan.

Memasuki masa injury time, tepatnya menit ke-45+5, Yoane Wissa mencuri perhatian publik Houston lewat tandukan tajam yang menggetarkan jala Portugal. Berawal dari umpan silang Arthur Masuaku, Wissa memenangkan duel udara dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi wakil Afrika itu untuk meningkatkan kepercayaan diri memasuki babak kedua.

Usai turun minum, Portugal meningkatkan intensitas serangan. Selecao bahkan sempat membuat stadion bergemuruh ketika Joao Cancelo melepaskan tendangan salto spektakuler yang berujung gol.

Namun selebrasi para pemain Portugal terhenti setelah Video Assistant Referee (VAR) melakukan peninjauan. Gol tersebut akhirnya dianulir karena posisi offside dalam proses serangan.

Keputusan VAR menjadi titik balik yang membuat pertandingan semakin menegangkan. RD Kongo bertahan dengan blok rendah yang rapat dan disiplin, sementara Portugal terus mencari celah melalui kombinasi serangan cepat dan umpan-umpan terobosan.

Meski mendominasi penguasaan bola hingga akhir laga, Portugal gagal menemukan gol kemenangan. RD Kongo berhasil mempertahankan skor imbang hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin dalam persaingan Grup K. Posisi klasemen masih berpotensi berubah menunggu hasil pertandingan lainnya yang mempertemukan Uzbekistan dan Kolombia.

Bagi Portugal, hasil ini menjadi alarm dini bahwa perjalanan menuju fase gugur tidak akan mudah. Sementara bagi RD Kongo, satu poin dari laga melawan salah satu favorit grup menjadi modal berharga untuk menatap pertandingan berikutnya.(ed)