SIDRAP β Hipertensi masih menjadi salah satu penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di masyarakat. Salah satu faktor pemicunya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam yang sering kali tidak disadari dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya konsumsi garam berlebih, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 69 menggelar edukasi kesehatan bertajuk TAKAR GARAM (Teknik Atur Kadar Asupan Rendah Garam) di Kantor Desa Lise, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut diikuti 33 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan kader kesehatan Desa Lise. Program dibawakan oleh Zahrah Cantika Ramadhani dari Program Studi Pendidikan Dokter Umum Fakultas Kedokteran Unhas bersama tujuh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan lainnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan masyarakat dalam mengatur konsumsi garam sebagai langkah sederhana namun penting untuk mencegah hipertensi.
Dalam sesi edukasi, peserta diberikan pemahaman mengenai hipertensi, batas konsumsi garam harian yang dianjurkan, bahaya garam tersembunyi pada berbagai produk pangan, hingga cara memilih dan mengolah makanan yang lebih sehat untuk keluarga.
Pemateri menjelaskan bahwa banyak masyarakat mengonsumsi garam melebihi batas yang direkomendasikan tanpa disadari. Selain berasal dari garam dapur, kandungan natrium juga banyak ditemukan pada makanan instan, makanan olahan, bumbu kemasan, hingga berbagai produk pangan yang dikonsumsi setiap hari.
Karena itu, masyarakat perlu memahami pentingnya mengontrol asupan garam guna mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang dapat memicu berbagai komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal.
Suasana edukasi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai pola makan sehat, cara mengurangi penggunaan garam dalam masakan rumah tangga, hingga strategi menjaga tekanan darah tetap normal.
Yang menarik, kegiatan tidak berhenti pada penyampaian teori. Mahasiswa KKN juga menghadirkan demonstrasi memasak sebagai bagian dari praktik langsung yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
Dalam sesi tersebut, peserta diperlihatkan dua jenis olahan ikan asin. Satu diolah setelah melalui proses perendaman menggunakan air mendidih selama 10 menit, sementara satu lainnya dimasak tanpa proses perendaman.
Demonstrasi ini bertujuan menunjukkan bahwa perendaman dapat membantu mengurangi kadar garam pada ikan asin sehingga lebih aman dikonsumsi, terutama bagi masyarakat yang memiliki risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Setelah proses memasak selesai, peserta diberikan kesempatan mencicipi kedua olahan tersebut. Mereka dapat merasakan langsung perbedaan tingkat keasinan serta memahami manfaat metode sederhana tersebut dalam mengurangi asupan garam harian.
Sebagai bagian dari kegiatan, mahasiswa KKN juga melakukan pemeriksaan tekanan darah kepada seluruh peserta. Skrining kesehatan ini menjadi sarana untuk menghubungkan materi edukasi dengan kondisi kesehatan nyata yang dialami masyarakat.
Melalui pemeriksaan tersebut, peserta dapat mengetahui kondisi tekanan darah mereka sekaligus memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga pola makan untuk mencegah hipertensi.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat Desa Lise. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu kesehatan keluarga, khususnya pencegahan penyakit tidak menular yang semakin banyak ditemukan di masyarakat.
Melalui program TAKAR GARAM, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap masyarakat Sidrap, khususnya warga Desa Lise, dapat mulai membiasakan pola konsumsi rendah garam dan menerapkan cara pengolahan makanan yang lebih sehat.
Dengan perubahan kebiasaan yang sederhana namun konsisten, risiko hipertensi dapat ditekan sehingga kualitas kesehatan masyarakat dan keluarga dapat terus meningkat di masa mendatang.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .

