Makassar, katasulsel.com — Gila!
Sudah unggul tiga gol, Arema FC tinggal selangkah lagi membawa pulang tiga poin dari Parepare.
Tapi sepak bola memang kadang suka bikin jantung copot.
PSM Makassar bangkit di saat yang nyaris mustahil.
Tertinggal 0-3, Juku Eja menggila di menit-menit akhir dan akhirnya memaksa Arema FC pulang dengan satu poin.
Skor akhir: PSM Makassar 3, Arema FC 3.
Drama enam gol itu tersaji dalam pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026).
Arema sebenarnya sudah berada di atas angin.
Singo Edan mampu mencetak tiga gol dan membuat PSM berada dalam posisi terjepit. Namun PSM tidak menyerah begitu saja.
Luka Cumic menjadi salah satu aktor penting kebangkitan tuan rumah.
Ia mencetak gol yang membuat PSM memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3.
Dan ketika pertandingan seperti sudah memasuki ujung cerita, Cumic kembali muncul.
Brace-nya di masa injury time membuat papan skor berubah menjadi 3-3.
Stadion pun seolah mendapat suntikan adrenalin di detik-detik terakhir.
PSM selamat.
Arema yang sempat memegang kendali pertandingan akhirnya harus rela berbagi angka.
Hasil ini membuat PSM mendapatkan poin pertamanya musim ini setelah sebelumnya kalah 1-3 dari Persib Bandung pada pekan pertama. Sementara Arema yang sebelumnya menang telak 4-0 atas Isenmulang Kalteng harus puas menambah satu angka.
Dalam klasemen sementara setelah laga tersebut, Arema berada di papan atas dengan empat poin dari dua pertandingan.
Sementara PSM masih harus bekerja keras.
Juku Eja mengoleksi satu poin dari dua laga dan berada di papan bawah.
Namun kalau ada satu hal yang bisa dibawa pulang dari laga ini, itu bukan sekadar angka di klasemen.
Mentalitas.
PSM sempat terlihat seperti akan kehilangan pertandingan.
Tiga gol bersarang di gawang Juku Eja.
Tapi mereka terus mengejar.
Satu gol.
Lalu gol berikutnya.
Sampai akhirnya gol ketiga datang ketika waktu normal hampir habis.
Comeback seperti ini tentu bisa menjadi suntikan moral buat PSM menghadapi pertandingan berikutnya.
Apalagi kompetisi baru berjalan dua pekan.
Masih panjang.
Masih banyak poin yang bisa dikejar.
Dan kalau Juku Eja bisa mempertahankan mental seperti saat mengejar ketertinggalan dari Arema, cerita PSM musim ini jelas belum selesai.
Arema boleh kecewa.
PSM boleh lega.
Tapi satu hal pasti:
Pertandingan ini benar-benar nggak kasih kesempatan penonton buat santai.
Dari hampir kalah telak…
PSM mengubahnya menjadi satu poin.(*)
