SIDRAP – Bagi sebagian orang, kata “radiasi” sering kali identik dengan sesuatu yang berbahaya. Padahal, tanpa disadari, radiasi hadir dan dimanfaatkan dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari, mulai dari dunia kesehatan, teknologi, hingga lingkungan.
Pemahaman itulah yang coba ditanamkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melalui program kerja individu bertajuk “Mengenal Radiasi di Sekitar Kita” di SD Negeri 5 Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan edukasi yang menyasar siswa kelas V tersebut dikemas dalam bentuk sosialisasi interaktif yang memadukan materi pembelajaran, demonstrasi sederhana, sesi tanya jawab, hingga kuis edukatif. Pendekatan ini dipilih agar konsep sains yang selama ini dianggap rumit dapat dipahami dengan lebih mudah oleh anak-anak.
Sejak kegiatan dimulai, suasana kelas tampak hidup. Para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Mereka aktif mengangkat tangan untuk bertanya, menjawab pertanyaan pemateri, hingga terlibat dalam berbagai demonstrasi yang diperagakan selama kegiatan berlangsung.
Melalui penyampaian materi yang sederhana dan aplikatif, siswa diperkenalkan pada konsep dasar radiasi serta berbagai manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diajak memahami bahwa radiasi tidak selalu identik dengan ancaman, melainkan juga memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk pemeriksaan kesehatan, pengembangan teknologi, dan penelitian ilmiah.
Pendekatan yang menyenangkan membuat para peserta lebih mudah menyerap informasi. Kuis edukatif yang disisipkan di sela-sela kegiatan pun menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menguji pemahaman siswa terhadap materi yang baru mereka pelajari.
Pelaksanaan program mendapat dukungan penuh dari pihak SD Negeri 5 Timoreng Panua. Kepala sekolah bersama jajaran guru memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang menghadirkan pembelajaran sains dengan metode yang kreatif dan dekat dengan dunia anak-anak.
Dukungan tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dalam memperluas literasi sains sejak usia dini. Kehadiran mahasiswa di tengah lingkungan sekolah tidak hanya membawa pengetahuan baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa.
Mahasiswa KKN Unhas berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan peserta didik mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu yang lebih besar terhadap dunia sains.
Lebih jauh, program ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui sektor pendidikan. Dengan menghadirkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa KKN berupaya membantu menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pola pikir kritis, terbuka terhadap ilmu pengetahuan, dan siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.
Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, mengenalkan sains sejak dini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Dan di sebuah ruang kelas sederhana di Timoreng Panua, benih-benih rasa ingin tahu itu mulai ditanam. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .

