Katasulsel.com, Makassar — Coto Makassar bukan sekadar sup daging biasa. Kuliner khas Sulawesi Selatan ini terkenal karena kuahnya yang kental, gurih, dan kaya rempah. Ciri khas utamanya adalah penggunaan kacang tanah sangrai yang dihaluskan, dipadukan dengan rempah-rempah seperti ketumbar, jintan, lengkuas, jahe, serta bawang merah dan bawang putih. (Katasulsel.com)

Bahan Utama

  • 1 kg daging sapi (sandung lamur atau sengkel)
  • 300 gram jeroan sapi (opsional)
  • 3 liter air
  • 150 gram kacang tanah sangrai
  • 3 batang serai, memarkan
  • 4 lembar daun jeruk
  • 3 lembar daun salam
  • Garam secukupnya
  • Kaldu sapi secukupnya

Takaran Rempah Asli Coto Makassar

Haluskan:

  • 12 siung bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 8 butir kemiri sangrai
  • 2 sdm ketumbar sangrai
  • 1 sdm jintan sangrai
  • 1 sdt merica butir
  • 3 cm jahe
  • 5 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit bakar

Komposisi ketumbar, jintan, kemiri, bawang merah, dan kacang tanah merupakan salah satu kunci rasa coto yang autentik. (Katasulsel.com)

Cara Membuat

1. Rebus Daging

Rebus daging hingga empuk. Jika menggunakan jeroan, rebus terpisah agar aroma tetap bersih. Simpan air rebusan karena akan menjadi dasar kuah coto.

2. Sangrai dan Haluskan Kacang

Sangrai kacang tanah hingga matang lalu haluskan sampai lembut. Kacang inilah yang membuat kuah coto menjadi pekat dan gurih khas Makassar. (Katasulsel.com)

3. Tumis Bumbu

Tumis seluruh bumbu halus hingga benar-benar matang dan harum. Jangan terburu-buru karena proses ini menentukan aroma coto.

Masukkan serai, daun salam, dan daun jeruk.

4. Masak Kuah

Masukkan bumbu tumis ke dalam air rebusan daging.

Tambahkan kacang tanah halus.

Masukkan potongan daging dan jeroan.

Masak dengan api kecil selama 45–60 menit sambil sesekali diaduk.

Tambahkan garam dan kaldu sesuai selera.

5. Sajikan

Tuang coto ke mangkuk.

Taburi bawang goreng dan daun bawang.

Sajikan bersama burasa, ketupat, atau nasi hangat.

Rahasia Kuah Kental Ala Warung Coto Makassar

Ada beberapa trik yang biasa digunakan penjual coto di Makassar:

  1. Gunakan kacang tanah sangrai yang cukup banyak. Ini sumber utama kekentalan kuah. (katasulsel.com)
  2. Masak dengan api kecil dalam waktu lama agar lemak dan rempah menyatu sempurna.
  3. Jangan pelit jintan dan ketumbar, karena dua rempah ini membentuk aroma khas coto. (katasulsel.com)
  4. Gunakan bagian daging yang sedikit berlemak, seperti sandung lamur atau sengkel.
  5. Diamkan semalaman lalu panaskan kembali keesokan harinya. Banyak penikmat coto menganggap rasanya justru lebih mantap setelah bumbu benar-benar meresap.

Sambal Tauco Khas Pendamping Coto

Campurkan:

  • 5 cabai rawit merah
  • 2 sdm tauco
  • 2 siung bawang merah
  • Perasan jeruk nipis

Ulek kasar dan sajikan bersama coto. Di banyak warung Makassar, sambal tauco menjadi pelengkap wajib yang membuat rasa coto semakin nikmat. (Katasulsel.com)

Fakta Menarik

Banyak pecinta kuliner menilai kekuatan utama Coto Makassar terletak pada kuahnya yang kaya rempah dan berbasis kacang tanah, sehingga berbeda dari kebanyakan soto di Indonesia. (Katasulsel.com)

Hasil akhirnya adalah kuah berwarna cokelat keemasan, kental, gurih, harum rempah, dengan daging yang empuk dan cita rasa yang semakin nikmat saat disantap bersama burasa hangat.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Makassar hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Makassar terbaru di sini