Makassar, Katasulsel.com — Kereta api di Sulawesi Selatan perlahan mengubah kebiasaan masyarakat dalam bepergian. Moda transportasi yang semula dipandang sebagai proyek jangka panjang kini mulai menjadi pilihan utama. Buktinya, jumlah penumpang Kereta Api (KA) Makassar–Parepare telah menembus angka 1.001.002 pelanggan sejak pertama kali beroperasi pada Oktober 2022.

Capaian itu menjadi tonggak penting bagi perkembangan transportasi berbasis rel di Pulau Sulawesi. Di tengah dominasi kendaraan pribadi dan angkutan jalan, kereta api mulai menunjukkan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan semakin percaya pada transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, KA Makassar–Parepare melayani 172.015 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 15,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatat 149.014 penumpang. Artinya, ada tambahan lebih dari 23 ribu pengguna hanya dalam enam bulan.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, menilai pencapaian satu juta pelanggan menjadi bukti bahwa kereta api telah diterima sebagai bagian dari kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut lahir dari kepercayaan masyarakat yang menggunakan kereta untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, sekolah, berwisata, hingga menjalankan aktivitas ekonomi.

Tidak hanya itu, meningkatnya jumlah penumpang juga memperlihatkan tumbuhnya budaya baru dalam menggunakan transportasi massal di Sulawesi Selatan. Kehadiran kereta api mulai menjadi alternatif yang mampu mengurangi ketergantungan pada perjalanan darat melalui jalan raya.

Jalur KA Makassar–Parepare sepanjang sekitar 144 kilometer merupakan bagian dari proyek strategis Kereta Api Trans Sulawesi, yang dirancang menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Sulawesi. Saat ini, layanan kereta telah mendukung mobilitas masyarakat di Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, hingga Parepare.

Ke depan, manfaat jalur ini diperkirakan semakin besar. Pemerintah menargetkan pengembangan jaringan kereta api yang terintegrasi dengan pelabuhan, terminal, kawasan industri, dan destinasi wisata. Integrasi tersebut diharapkan mempercepat distribusi logistik, memperlancar arus barang, sekaligus membuka peluang investasi baru di kawasan yang dilalui jalur rel.

Bagi Sulawesi Selatan, pencapaian satu juta penumpang bukan sekadar angka statistik. Ini menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai menerima kereta api sebagai bagian dari gaya hidup dan mobilitas sehari-hari.

Jika tren pertumbuhan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin KA Makassar–Parepare akan menjadi tulang punggung transportasi modern di Sulawesi Selatan sekaligus membuka jalan bagi terwujudnya jaringan Kereta Api Trans Sulawesi yang selama ini menjadi cita-cita pembangunan nasional. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Parepare Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Parepare hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Parepare terbaru di sini