Sidrap, Katasulsel.com – Nama Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap selama puluhan tahun identik dengan hamparan sawah, peternakan ayam petelur, dan julukan sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Sulawesi Selatan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, wajah daerah berjuluk Bumi Nene Mallomo itu terus berubah.
Di tengah persaingan pembangunan antar daerah, Sidrap mulai menunjukkan diri sebagai salah satu kekuatan ekonomi baru di Sulawesi Selatan dengan mengandalkan sektor pertanian modern, peternakan, energi terbarukan, pendidikan, hingga pariwisata.
Berpusat di Kota Pangkajene, Sidrap saat ini menjadi salah satu daerah dengan aktivitas ekonomi yang terus bergerak. Tak hanya dikenal sebagai penghasil beras, daerah ini juga merupakan salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia bagian timur.
Data pemerintah daerah mencatat terdapat sekitar 400 usaha peternakan dan ratusan unit industri pengolahan yang menopang roda perekonomian masyarakat.
Mesin Ekonomi Terus Berputar
Pertanian masih menjadi “kapten tim” perekonomian Sidrap. Hamparan sawah produktif yang membentang dari Maritengngae hingga Dua Pitue menjadikan daerah ini sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan Sulawesi Selatan.
Namun kini Sidrap tidak hanya mengandalkan sektor pertanian konvensional. Pertumbuhan usaha mikro dan kecil juga terus meningkat seiring derasnya akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai ratusan miliar rupiah telah membuka peluang bagi ribuan pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka, mulai dari sektor perdagangan, peternakan, hingga industri rumah tangga.
Kombinasi antara sektor pertanian, peternakan, dan UMKM membuat ekonomi Sidrap tetap bergerak bahkan ketika banyak daerah menghadapi tantangan perlambatan ekonomi.
Dari Kincir Angin hingga Danau Sidenreng
Jika dahulu wisata Sidrap lebih banyak dikenal warga lokal, kini sejumlah destinasi mulai menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.
Ikon paling mencolok adalah PLTB Sidrap yang berdiri megah di perbukitan. Deretan turbin raksasa itu tidak hanya memasok energi listrik, tetapi juga menjadi salah satu objek wisata paling populer di Sulawesi Selatan.
Selain itu, Danau Sidenreng masih menjadi magnet wisata alam yang menawarkan panorama khas dan kehidupan masyarakat pesisir danau yang unik.
Di wilayah utara, kawasan Sungai Tangnga mulai diperkenalkan sebagai destinasi wisata alam baru dengan suasana pegunungan dan aliran sungai yang masih alami.
Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi alternatif di luar sektor pangan.
Infrastruktur Jadi Fondasi Pertumbuhan
Perkembangan Sidrap juga ditopang pembangunan infrastruktur yang terus berlangsung. Perbaikan jalan dan konektivitas antarwilayah menjadi fokus untuk mempercepat distribusi hasil pertanian, peternakan, dan perdagangan.
Keberadaan jalur strategis yang menghubungkan Sidrap dengan Parepare, Pinrang, Enrekang, Wajo, hingga Makassar menjadikan daerah ini sebagai salah satu simpul ekonomi penting di kawasan tengah Sulawesi Selatan.
Pendidikan Ikut Bersinar
Tak hanya unggul di sektor ekonomi, Sidrap juga mulai menunjukkan prestasi di bidang pendidikan.
Terbaru, Sidrap sukses menjadi tuan rumah sekaligus keluar sebagai juara umum dalam ajang Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa daerah ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kontingen Sidrap mendominasi sejumlah cabang lomba dan olahraga, mengungguli banyak daerah lain di Sulawesi Selatan.
Menuju Pusat Pertumbuhan Baru
Dengan kekuatan di sektor pangan, peternakan, energi terbarukan, pendidikan, dan pariwisata, Sidrap kini tidak lagi sekadar dikenal sebagai lumbung padi.
Daerah yang melahirkan filosofi kejujuran Nene Mallomo itu perlahan menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Sulawesi Selatan, sekaligus membuktikan bahwa pembangunan daerah dapat berjalan beriringan dengan pelestarian identitas dan potensi lokal. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
