Sidrap, katasulsel.com β Malam itu, ruang perawatan Rumah Sakit Nene Mallomo (Nemal) Pangkajene, Sidrap, menjadi saksi perjuangan terakhir Aminuddin.
Di tengah rasa sakit yang ia tahan, pria paruh baya asal Belawa, Kabupaten Wajo, yang selama ini menetap di Lancirang, Kelurahan Ponrangae, Sidrap, berusaha melewati ujian terberat dalam hidupnya.
Namun takdir berkata lain.
Setelah menjalani operasi amputasi kaki kanan, Aminuddin dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 23 Juli 2026, sekira pukul 13.25 WITA di RS Nemal Pangkajene Sidrap.
Sebelumnya, Aminuddin masuk ruang operasi pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WITA. Operasi itu dilakukan setelah kondisi kakinya mengalami komplikasi serius akibat luka yang bermula dari kejadian kecil sekitar sepekan sebelumnya.
Keluarga menyebut, kondisi tersebut diduga semakin berat karena penyakit diabetes yang telah lama dideritanya. Luka yang awalnya tampak sederhana perlahan berubah menjadi masalah serius hingga harus dilakukan tindakan amputasi.
Tetapi di balik perjuangan melawan sakit, ada satu momen terakhir yang tidak akan pernah dilupakan keluarganya.
Dalam kondisi lemah sebelum kepergiannya, Aminuddin menyampaikan pesan terakhir kepada anaknya.
Ia meminta maaf.
Sebuah kalimat sederhana, namun meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang mendengarnya.
“Pesan terakhirnya, meminta maaf kepada anaknya sambil dibacakan ayat Al-Qurβan,” ujar kerabat keluarga, Masruddin, Kamis (23/7/2026).
Kalimat itu menjadi kenangan terakhir keluarga tentang sosok Aminuddin. Sebuah pesan penuh kasih dari seorang ayah sebelum meninggalkan orang-orang yang dicintainya.
Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, jenazah Aminuddin telah dibawa ke rumah duka di Lancirang, Ponrangae, Sidrap.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada Jumat, 24 Juli 2026.
Kepergian Aminuddin menjadi duka bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Perjalanannya menjadi pengingat bahwa kesehatan sering kali meminta perhatian sejak tanda-tanda kecil muncul.
Sebuah luka kecil bisa menjadi awal dari perjuangan panjang. Dan sebuah pesan maaf dari seorang ayah bisa menjadi warisan terakhir yang paling berharga bagi keluarganya.
(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
