Oleh: Edy Basri
Malam ini tidak ada tanda tangan jabatan.
Tidak ada penyerahan tongkat komando.
Tidak ada pembacaan keputusan mutasi.
Semua itu sudah selesai beberapa waktu lalu di Polda Sulsel.
Yang ada malam ini hanyalah sebuah acara yang sering dianggap biasa: pisah sambut.
Tetapi bagi saya, dan mungkin bagi banyak orang di Sidrap, malam ini jauh dari kata biasa.
Karena malam ini adalah malam ketika seorang sahabat berpamitan.
Seorang kapolres yang selama ini menjadi bagian dari denyut kehidupan Sidrap, perlahan melangkah pergi meninggalkan Bumi Nene Mallomo.
Namanya Fantry Taherong. Lengkapnya, AKBP Dr. Fantry Taherong., S.H.,S.I.K., M.H.,M.Krim
Dan entah mengapa, sejak beberapa hari terakhir, saya merasa Sidrap sedang kehilangan seseorang yang selama ini diam-diam ikut menjaga rumah besar bernama daerah ini.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
