Saya dan Fantry mungkin tidak seperti hubungan wartawan dan pejabat pada umumnya.
Kami jarang terlihat duduk semeja.
Jarang berfoto bersama.
Kalau tidak salah, cuma sekali berfoto bedua, itupun sangat momentum, saat Kapolda ke Sidrap beberapa bulan lalu.
Iya, saya dan beliau jarang muncul dalam satu frame kegiatan.
Bahkan mungkin ada yang mengira kami tidak terlalu dekat.
Padahal kenyataannya justru sebaliknya.
Hubungan itu sengaja dijaga tanpa banyak dipertontonkan.
Hanya lewat telepon.
Cuma lewat pesan WhatsApp.
Lewat diskusi-diskusi panjang tentang Sidrap.
Tentang masyarakat.
Tentang keamanan.
Tentang hal-hal kecil yang kadang tidak pernah masuk berita.
Kadang tengah malam.
Kadang dini hari.
Kadang hanya sebuah pesan singkat.
Tetapi komunikasi itu nyaris tak pernah putus.
Saya lebih sering berbicara dengan Fantry sebagai adik daripada sebagai Kapolres.
Dan mungkin itulah yang membuat malam ini terasa berbeda.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
