Enrekang, katasulsel.com — Kebiasaan membawa buku rekening atau mendatangi loket pembayaran untuk melunasi tagihan air perlahan mulai ditinggalkan di Kabupaten Enrekang.

PDAM Tirta Massenreng Pulu Enrekang resmi menggandeng BNI untuk menghadirkan layanan pembayaran tagihan air secara digital melalui aplikasi Wondr by BNI. Kerja sama ini membuka akses yang lebih mudah bagi pelanggan dalam menyelesaikan kewajibannya tanpa harus keluar rumah.

Bagi sebagian warga, terutama yang tinggal jauh dari pusat kota atau memiliki aktivitas padat, inovasi ini menjadi angin segar. Kini pembayaran tagihan air cukup dilakukan melalui telepon genggam, kapan saja dan di mana saja.

Pimpinan Cabang BNI Enrekang, Jafarussidiq, mengungkapkan pihaknya telah melakukan uji coba sistem pembayaran PDAM Enrekang melalui aplikasi Wondr by BNI.

Hasilnya, layanan tersebut berjalan dengan baik dan sudah dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembayaran bagi pelanggan PDAM.

“Pembayaran PDAM Enrekang sudah dapat diakomodasi melalui aplikasi Wondr by BNI sehingga masyarakat memiliki pilihan yang lebih mudah dan praktis,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam pelayanan publik. Karena itu, sistem pembayaran yang sebelumnya banyak dilakukan secara langsung kini diarahkan ke layanan berbasis elektronik.

Masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor PDAM ataupun tempat pembayaran lainnya. Cukup membuka aplikasi Wondr by BNI melalui ponsel, seluruh proses transaksi dapat diselesaikan dalam hitungan menit.

Di balik kemudahan tersebut, BNI juga terus melakukan penyempurnaan sistem integrasi pembayaran agar pencatatan transaksi antara pihak perbankan dan PDAM berjalan lebih optimal.

Kerja sama ini sekaligus menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan publik yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Enrekang. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan mudah dijangkau masyarakat.

Selain mengurangi antrean di loket pembayaran, sistem digital juga memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada pelanggan dalam mengatur waktu pembayaran tagihan.

Langkah PDAM Tirta Massenreng Pulu dan BNI ini menjadi salah satu contoh bagaimana layanan dasar masyarakat kini mulai bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi.

Dari yang sebelumnya harus datang dan mengantre, kini cukup melalui sentuhan jari di layar ponsel.

Sebuah perubahan kecil yang dampaknya bisa dirasakan ribuan pelanggan setiap bulan. (FungFi)