Bagaimana membuat pasien merasa ditangani, bukan sekadar β€œdiproses”.

Dinas Kesehatan Maros menyebut ini sebagai bahan evaluasi.

Fokusnya dua: komunikasi dan kualitas layanan.

Terdengar klasik. Tapi tetap penting.

Karena tanpa komunikasi yang baik, bahkan pelayanan yang benar pun bisa terlihat salah.

Di Tanralili, persoalannya mungkin belum selesai.

Tapi satu hal mulai terlihat jelas:

Bahwa krisis terbesar di pelayanan publik hari ini bukan selalu kekurangan tenaga atau fasilitas.

Kadang, justru karena hal yang lebih sederhanaβ€”
tidak tersampaikannya penjelasan. (*)

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru