Penulis:
Nurilmi Auliah Syamsi

SIDRAP – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak terus digencarkan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Edukasi Anti-Bullying di SD Negeri 1 Otting, Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang melibatkan sekitar 65 siswa kelas IV, V, dan VI itu menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa Unhas untuk memperkuat karakter peserta didik sekaligus mencegah praktik perundungan di lingkungan sekolah.

Sejak awal kegiatan, suasana kelas berlangsung hidup dan penuh antusias. Para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, menjawab pertanyaan, hingga mengikuti permainan edukatif yang dirancang khusus agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami.

Salah seorang mahasiswa KKN-PK Unhas yang memandu kegiatan menjelaskan bahwa edukasi tersebut bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menghargai sesama teman dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman.

Dalam sesi edukasi, siswa dikenalkan pada berbagai bentuk bullying, mulai dari mengejek teman, merampas barang milik orang lain, hingga tindakan kekerasan fisik. Mereka juga diajak memahami dampak negatif yang dapat dirasakan korban maupun pelaku perundungan.

Menariknya, sejumlah siswa turut berbagi pengalaman dan pendapat mengenai perilaku yang sering mereka temui di lingkungan sekolah. Respons spontan para siswa menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Selain menjelaskan bahaya bullying, mahasiswa KKN-PK Unhas juga menekankan pentingnya sikap empati, saling menghormati, serta keberanian melapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan.

Kehadiran mahasiswa Universitas Hasanuddin di Desa Dongi mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Metode penyampaian yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus berani menyampaikan pendapat mereka.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Universitas Hasanuddin dalam mendukung terciptanya sekolah ramah anak di wilayah Sidrap. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, guru, sekolah, dan siswa, diharapkan budaya saling menghargai dapat tumbuh kuat sejak usia dini.

Mahasiswa KKN-PK Unhas berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi langkah awal untuk membangun lingkungan belajar yang bebas dari bullying, sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal. (*)

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini