Jakarta, Katasulsel.com — Biasanya orang mudik keluar Jakarta saat Lebaran.
Tahun ini ada yang berbeda.
Pemerintah Provinsi DKI justru mengajak masyarakat “mudik ke Jakarta.”
Program unik ini diluncurkan untuk memastikan Ibu Kota tetap hidup dan semarak saat sebagian besar warganya pulang kampung.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan warga yang tidak mudik akan mendapatkan berbagai fasilitas khusus selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.
“Karena tema Jakarta adalah Mudik ke Jakarta, warga yang tidak mudik akan kami perlakukan secara khusus,” ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta Utara, Minggu (15/3).
Salah satu kejutan yang disiapkan Pemprov DKI adalah transportasi umum gratis selama dua hari.
Warga bisa menggunakan berbagai moda transportasi di ibu kota tanpa biaya.
Mulai dari TransJakarta, MRT Jakarta, hingga LRT Jakarta.
Tak hanya itu.
Pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) juga akan mendapatkan akses gratis ke sejumlah tempat wisata favorit di Jakarta.
Di antaranya Taman Impian Jaya Ancol, Monumen Nasional, hingga Kebun Binatang Ragunan.
“Dengan begitu, Jakarta tetap semarak walaupun hampir separuh warganya mudik,” kata Pramono.
Program
Pemprov DKI menggandeng sejumlah mitra seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Asosiasi Travel Agen Indonesia, serta Jakarta Experience Board.
Berbagai promo pun disiapkan untuk menarik wisatawan.
Mulai dari promo hotel bayar dua malam dapat tiga malam di 26 hotel Jakarta, voucher belanja di jaringan pusat perbelanjaan ITC, hingga diskon di berbagai tempat hiburan.
Tak ketinggalan promo transportasi menuju Jakarta juga ikut disiapkan.
Maskapai Citilink dan Kereta Api Indonesia memberikan harga khusus bagi penumpang yang bepergian menuju ibu kota.
Selain itu tersedia pula paket tur kota privat bagi wisatawan yang ingin menikmati berbagai destinasi di Jakarta selama libur Lebaran.
Dengan berbagai program tersebut, Pemprov DKI berharap satu hal sederhana: Jakarta tetap hidup meski banyak warganya pulang kampung.
Karena tahun ini, bukan hanya orang Jakarta yang mudik.
Jakarta sendiri… justru mengajak orang untuk datang.(*)

Tinggalkan Balasan