SIDRAP – Sebungkus permen, minuman berwarna mencolok, hingga jajanan manis di depan sekolah sering menjadi pilihan favorit anak-anak. Rasanya memang menggoda. Namun, di balik rasa manis itu tersimpan risiko kesehatan yang kerap luput dari perhatian.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin menggelar edukasi kesehatan bagi siswa sekolah dasar di Desa Ciro-Ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kegiatan ini difokuskan pada upaya membangun kebiasaan memilih jajanan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran tentang bahaya konsumsi gula berlebihan sejak usia dini.
Edukasi menyasar siswa sekolah dasar yang berada pada fase penting pembentukan pola hidup sehat. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk diabetes melitus tipe 2 di masa mendatang.
Tak sekadar menyampaikan teori, mahasiswa KKN mengemas materi dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak-anak. Berbagai media gambar digunakan untuk memperkenalkan contoh jajanan sehat dan tidak sehat. Siswa juga diajak mengikuti permainan edukatif, kuis, serta sesi tanya jawab yang membuat suasana belajar terasa lebih menyenangkan.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada pentingnya memilih makanan yang bergizi, membatasi konsumsi minuman manis, serta menjadikan air putih sebagai pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan cairan harian.
Selain membahas pola konsumsi yang sehat, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai manfaat air putih bagi tubuh. Mulai dari menjaga keseimbangan cairan, membantu fungsi organ tubuh, meningkatkan konsentrasi saat belajar, hingga berperan dalam pencegahan berbagai penyakit tidak menular.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri, terlibat dalam permainan edukatif, serta berlomba menyelesaikan kuis yang diberikan. Sebagai bentuk apresiasi, siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah sederhana yang menambah semangat mereka untuk belajar.
Penanggung jawab kegiatan berharap edukasi tersebut tidak berhenti sebagai pengetahuan sesaat, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini saya berharap siswa dapat lebih bijak dalam memilih jajanan, mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta membiasakan minum air putih setiap hari sebagai bagian dari gaya hidup sehat untuk mencegah diabetes sejak dini,” ujarnya.
Melalui langkah sederhana ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berupaya menanamkan kesadaran bahwa pencegahan penyakit dapat dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari. Sebab, membangun generasi yang sehat tidak hanya dimulai dari ruang pelayanan kesehatan, tetapi juga dari pilihan jajanan yang dikonsumsi anak-anak setiap harinya. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .

