Buku ini sekaligus menjadi pesan bahwa pengalaman pahit yang pernah dianggap memalukan tidak selalu harus disembunyikan, tetapi bisa menjadi kekuatan untuk pulih dan memberi harapan bagi orang lain yang mengalami hal serupa.
Aurelie juga menegaskan memoar ini tidak dibuat untuk menyerang siapa pun. Sejumlah nama dan detail lokasi dalam buku disamarkan demi menjaga privasi.
Tersedia Gratis dalam Dua Bahasa
Sebagai bagian dari upaya menjangkau lebih banyak pembaca, Broken Strings tersedia gratis dalam format e-book berbahasa Indonesia dan Inggris.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Melalui buku ini, Aurelie Moeremans tak hanya membagikan kisah hidupnya, tetapi juga menyuarakan satu hal penting: bertahan, pulih, dan bangkit adalah bentuk keberanian.
