Penulis
Windha Annisa Yanfa

SIDRAP – Upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) yang menggelar edukasi gizi seimbang bagi ibu dan anak melalui program SAHABAT PIRINGKU (Sinergi Harapan Ibu dan Anak Tumbuh Sehat melalui Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Keluarga).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) di Pustu Dusun Dua, Desa Lise, Kecamatan Panca Lautang, Sidrap. Edukasi berlangsung bertepatan dengan kegiatan Posyandu rutin yang diikuti para ibu dan balita setempat.

Program ini melibatkan delapan mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas dan menghadirkan Andi Khusnul Khatimah dari Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat sebagai pemateri utama. Sebanyak 12 ibu warga Desa Lise yang hadir dalam kegiatan Posyandu menjadi peserta edukasi.

Melalui program SAHABAT PIRINGKU, mahasiswa KKN berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Periode tersebut dikenal sebagai 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi fase penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting.

Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada konsep gizi seimbang, penerapan Isi Piringku, empat pilar gizi seimbang, serta pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber nutrisi keluarga.

Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media poster edukatif sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta. Para ibu mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi setiap hari, pembagian porsi makanan yang tepat dalam satu piring, manfaat protein, sayur dan buah, serta pentingnya memantau pertumbuhan anak secara rutin melalui Posyandu.

Tidak hanya itu, mahasiswa KKN juga memperkenalkan berbagai bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di wilayah Sidrap, khususnya Desa Lise. Jagung, singkong, ikan, telur, daun kelor, bayam, pepaya hingga mangga diperkenalkan sebagai sumber gizi yang murah, mudah diperoleh, dan memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi keluarga.

Pendekatan tersebut dilakukan agar masyarakat memahami bahwa pemenuhan kebutuhan gizi tidak harus bergantung pada bahan pangan mahal. Potensi pangan lokal yang tersedia di sekitar lingkungan juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti materi, memberikan tanggapan, serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar pemenuhan gizi anak, pemberian makanan pendamping ASI (MPASI), hingga cara menerapkan pola makan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa KKN pun memberikan penjelasan menggunakan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kondisi masyarakat setempat sehingga materi lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam keluarga.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan komunikatif. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kegiatan berjalan lancar berkat dukungan tenaga kesehatan Pustu, kader Posyandu, serta partisipasi aktif masyarakat Desa Lise. Mahasiswa KKN berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program SAHABAT PIRINGKU, para ibu diharapkan mampu menerapkan pola makan bergizi seimbang dalam keluarga, memanfaatkan pangan lokal yang tersedia, serta rutin memantau pertumbuhan anak sebagai langkah nyata mencegah stunting.

Dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat tentang gizi keluarga, upaya pencegahan stunting di Sidrap diharapkan dapat berjalan lebih optimal, sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dan para peserta sebagai bentuk dokumentasi sekaligus penanda berakhirnya rangkaian edukasi kesehatan tersebut.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini

Topik: Sidrap