Sidrap, Katasulsel.com – Kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan sebelum muncul gejala masih menjadi tantangan dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. Menjawab persoalan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) 69 Universitas Hasanuddin menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Desa Dongi, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (22/7). Kegiatan ini menjadi upaya mendorong deteksi dini sekaligus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Puluhan warga dari berbagai kelompok usia, mulai dewasa hingga lanjut usia, memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga datang untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus berkonsultasi langsung dengan mahasiswa mengenai hasil pemeriksaan yang diperoleh.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Setelah melakukan registrasi, peserta menjalani setiap tahapan pemeriksaan secara bergiliran. Hasil pemeriksaan kemudian dijelaskan secara langsung kepada peserta, disertai edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya aktivitas fisik, pengaturan pola makan, serta anjuran melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Koordinator Desa Dongi KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin, Adtya Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak hanya untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
“Banyak penyakit tidak menular berkembang tanpa disadari hingga akhirnya menimbulkan komplikasi. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat segera melakukan pencegahan maupun penanganan yang diperlukan. Harapannya, kesadaran untuk rutin memeriksa kesehatan dapat menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika sudah merasa sakit,” ujar Adtya.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tidak hanya memanfaatkan layanan pemeriksaan, tetapi juga aktif berdiskusi mengenai hasil yang diperoleh. Beragam pertanyaan muncul, mulai dari cara mengendalikan tekanan darah, menjaga kadar gula darah tetap normal, hingga pola makan yang tepat bagi penderita kolesterol tinggi. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memahami kondisi kesehatannya secara lebih baik.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bahwa pemeriksaan kesehatan berkala merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar dalam mencegah berbagai komplikasi penyakit tidak menular. Dengan mengetahui faktor risiko lebih awal, masyarakat dapat segera melakukan perubahan gaya hidup dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.
Melalui Cek Kesehatan Gratis ini, Mahasiswa KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Dongi semakin terbiasa melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatannya. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam membangun budaya hidup sehat serta memperkuat upaya pencegahan penyakit tidak menular di tingkat desa.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
