Binjai, katasulsel.com – Pengguna Jalan Tol Binjai–Langsa diminta meningkatkan kewaspadaan mulai pekan ini.

PT Hutama Karya (Persero) akan melakukan pemeliharaan Oprit Jembatan Batang Serangan yang berada di KM 55 ruas Tol Binjai–Langsa. Untuk mendukung pekerjaan tersebut, perusahaan pelat merah itu menerapkan uji coba sistem contraflow atau pengalihan arus kendaraan ke jalur berlawanan selama sepekan.

Uji coba dimulai pada Kamis (6/8/2026) hingga Rabu (12/8/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai tahap simulasi untuk memastikan rekayasa lalu lintas dapat berjalan aman dan lancar sebelum diterapkan penuh selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.

Bagi pengguna jalan tol, kondisi ini berarti akan ada perubahan pola lalu lintas saat melintasi kawasan KM 55. Kendaraan akan diarahkan mengikuti jalur yang telah disiapkan dengan pengawasan petugas di lapangan.

Regional Head Sumatra Bagian Utara Hutama Karya, Taufiq Hidayat, mengatakan uji coba contraflow menjadi bagian penting untuk melihat efektivitas pengaturan lalu lintas sebelum pekerjaan konstruksi berjalan penuh.

Menurutnya, evaluasi selama masa uji coba akan menjadi dasar penyesuaian jika ditemukan kondisi yang memerlukan perbaikan.

“Uji coba contraflow ini kami lakukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan pemeliharaan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Melalui uji coba ini, kami dapat melihat kondisi di lapangan secara langsung dan melakukan penyesuaian apabila diperlukan,” kata Taufiq.

Ia menegaskan, meski terdapat pekerjaan pemeliharaan, Jalan Tol Binjai–Langsa tetap beroperasi normal dan dapat dilalui seluruh golongan kendaraan.

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Hutama Karya bersama Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan sejumlah pemangku kepentingan terkait akan melakukan pemantauan secara berkala selama masa uji coba.

Di lokasi pekerjaan juga telah dipasang berbagai perlengkapan keselamatan, mulai dari rambu-rambu lalu lintas, traffic cone, water barrier, lampu strobo, hingga petugas yang bersiaga selama 24 jam.

Taufiq mengimbau pengguna jalan agar merencanakan perjalanan lebih awal dan memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum memasuki ruas tol.

Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mematuhi seluruh arahan petugas demi keselamatan bersama.

Menurutnya, dukungan pengguna jalan sangat dibutuhkan agar proses pemeliharaan dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara signifikan.

Hutama Karya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pelaksanaan uji coba dan pekerjaan pemeliharaan berlangsung.

Untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, pengguna jalan dapat memantau akun media sosial resmi Hutama Karya Toll Road, menghubungi Call Center Hutama Karya di 1500-700 atau layanan WhatsApp 0811-2770-000. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur CCTV pada aplikasi Mozy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time sebelum melakukan perjalanan.

Pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas infrastruktur jalan tol sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna dalam jangka panjang. (*)