Randy Maila
Sidrap, katasulsel.com β Tekanan darah tinggi atau hipertensi masih menjadi salah satu penyakit yang kerap dianggap sepele, padahal kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi serius jika tidak ditangani dengan benar. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa KKN-Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar edukasi kesehatan bagi masyarakat di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Kegiatan yang berlangsung pada 23 Juli 2026 itu digagas oleh Randy Maila, mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, melalui program kerja individu bertajuk Edukasi Pemahaman dan Penatalaksanaan Tekanan Darah Tinggi.
Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya hipertensi, cara pencegahan, penanganan yang tepat, hingga pemahaman mengenai pola makan dan penggunaan obat yang benar untuk mengendalikan tekanan darah.
Berbeda dengan sosialisasi kesehatan pada umumnya, kegiatan ini dirancang dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan langsung masyarakat dalam setiap tahapan pelaksanaan.
Dukungan penuh diberikan oleh pemerintah kelurahan setempat sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga.
Menurut Randy, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa hipertensi sering muncul tanpa gejala yang jelas, namun dapat berdampak besar terhadap kesehatan jika tidak dikendalikan sejak dini.
Karena itu, peserta diberikan pemahaman mengenai faktor risiko hipertensi, pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala, pola hidup sehat, pengaturan konsumsi garam, hingga kepatuhan dalam penggunaan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Kegiatan edukasi dilaksanakan di Kantor Kelurahan Bangkai dan diikuti masyarakat yang didominasi kader Posyandu di bawah pendampingan bidan desa.
Supervisor KKN-PK Kelurahan Bangkai, Dr. Hastusi, S.Kep., Ns., M.Kes., menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program pengabdian mahasiswa.
“Masyarakat juga harus tahu dan ikut terlibat dalam setiap program kerja, sehingga kehadiran mahasiswa di kelurahan lebih terasa,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para kader Posyandu aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar penanganan hipertensi yang sering dijumpai di lingkungan masyarakat.
Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap masyarakat dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan, memahami langkah penanganan awal ketika mengalami gejala tekanan darah tinggi, serta menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi.
Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sidrap melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
