Parepare, katasulsel.com β€” Klaim Pemerintah Kota Parepare mengenai melimpahnya pasokan LPG 3 kilogram menuai respons keras dari kalangan legislatif. Sejumlah warga disebut masih mengalami kesulitan memperoleh gas bersubsidi tersebut meski pemerintah menyatakan distribusi telah kembali normal.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare menyampaikan bahwa pasokan LPG 3 kilogram mulai berangsur pulih setelah dilakukan koordinasi dengan Pertamina, agen penyalur, dan pangkalan resmi. Pemerintah juga menyebut distribusi gas melon telah berjalan lebih lancar dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Namun pernyataan tersebut dinilai tidak sejalan dengan kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Anggota DPRD Parepare, Sappe, mengatakan keluhan mengenai kelangkaan LPG 3 kilogram masih terus diterimanya hingga awal Agustus 2026. Menurutnya, warga masih harus mencari gas melon dari satu tempat ke tempat lain dan tidak sedikit yang membeli dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

β€œKatanya stok melimpah, tetapi sampai hari ini masyarakat masih kalang kabut mencari tabung 3 kilogram. Bahkan masih ada warga yang datang langsung ke rumah saya untuk mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas,” kata Sappe, Senin, 3 Agustus 2026.

Politikus PKS itu menilai pemerintah daerah perlu lebih terbuka dalam menyampaikan kondisi distribusi LPG kepada publik. Ia mengingatkan agar pernyataan resmi pemerintah didasarkan pada fakta yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat.

Menurut Sappe, DPRD selama ini berupaya mengidentifikasi penyebab berulangnya persoalan distribusi LPG 3 kilogram di Parepare. Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat menemukan solusi jangka panjang yang efektif.

Ia menegaskan bahwa persoalan LPG subsidi tidak cukup disikapi dengan pernyataan optimistis semata, melainkan membutuhkan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi, pengawasan penyaluran, hingga ketersediaan stok di tingkat pangkalan.

β€œKami ingin ada solusi konkret agar masalah ini tidak terus berulang. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian ketersediaan gas, bukan sekadar pernyataan bahwa stok aman sementara warga masih kesulitan mendapatkannya,” ujarnya.

Kelangkaan LPG 3 kilogram beberapa waktu terakhir menjadi salah satu isu yang banyak dikeluhkan warga Parepare. Selain sulit ditemukan di sejumlah pangkalan, harga jual di tingkat pengecer juga dilaporkan mengalami kenaikan akibat tingginya permintaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lanjutan dari Pemerintah Kota Parepare terkait perbedaan antara laporan kondisi distribusi yang disampaikan pemerintah dengan keluhan yang masih dirasakan masyarakat. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Parepare Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Parepare hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Parepare terbaru di sini