Edy Basri EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 364 Lihat semua

Bandung – Sepak bola sering berubah hanya karena satu momen.

Pertandingan antara Persib Bandung melawan Persik Kediri di Liga 1 Indonesia menjadi contoh nyata.

Skor akhir memang terlihat tegas: 3-0 untuk Persib.

Namun jika melihat jalannya pertandingan, kemenangan itu sebenarnya lahir dari dua momen penting yang mengubah arah laga.

Dua penalti.

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (9/3/2026) malam awalnya berjalan cukup seimbang.

Persik Kediri tidak datang hanya untuk bertahan.

Mereka mencoba bermain terbuka dan sempat memberikan tekanan kepada tuan rumah.

Namun situasi berubah pada pertengahan babak pertama.

Penalti Pertama Membuka Jalan

Momen pertama datang ketika wasit menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran pemain Persik di kotak terlarang.

Gelandang Persib Thom Haye maju sebagai eksekutor.

Dengan tenang, ia mengirim bola ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau kiper Persik.

Gol tersebut langsung mengubah dinamika pertandingan.

Persib mulai bermain lebih percaya diri, sementara Persik harus membuka permainan untuk mengejar ketertinggalan.

Penalti Kedua Mematahkan Perlawanan

Belum pulih dari tekanan, Persik kembali mendapat pukulan.

Wasit kembali menunjuk titik penalti untuk Persib.

Kali ini yang maju adalah Andrew Jung.

Striker Persib itu tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Gol kedua tercipta.

Skor berubah menjadi 2-0 sebelum turun minum.

Dua gol dari titik putih dalam satu babak membuat pertandingan semakin berat bagi Persik Kediri.

Jung Menyempurnakan Kemenangan

Memasuki babak kedua, Persik mencoba bermain lebih menyerang.

Namun upaya tersebut justru membuka ruang bagi Persib.

Serangan balik cepat dari Maung Bandung akhirnya

berbuah gol ketiga.

Andrew Jung kembali mencatatkan namanya di papan skor.

Striker tersebut memanfaatkan peluang di depan gawang dan memastikan kemenangan Persib menjadi 3-0.

Gol itu sekaligus menutup peluang Persik untuk bangkit.

GBLA Kembali Jadi Benteng Persib

Selain faktor penalti, pertandingan ini juga memperlihatkan satu hal yang semakin konsisten musim ini: kuatnya Persib saat bermain di kandang.

Atmosfer di Stadion Gelora Bandung Lautan Api kembali terasa hidup.

Ribuan Bobotoh memenuhi tribun dan memberikan dukungan sepanjang pertandingan.

Dukungan itu sering menjadi faktor psikologis yang membuat lawan kesulitan bermain nyaman di Bandung.

Persik Kediri pun merasakannya.

Persib Semakin Kokoh di Puncak

Kemenangan ini membuat Persib tetap bertahan di posisi teratas klasemen sementara Liga 1.

Tambahan tiga poin menjadi modal penting bagi Maung Bandung dalam persaingan menuju akhir musim.

Bagi Persib, kemenangan atas Persik Kediri bukan hanya soal skor.

Pertandingan ini menunjukkan bagaimana sebuah tim bisa memanfaatkan momen dengan maksimal.

Dua penalti yang datang di waktu krusial menjadi titik balik.

Dan dari situlah pesta gol Persib dimulai.

Di sepak bola, kadang kemenangan besar tidak dimulai dari serangan spektakuler.

Cukup satu keputusan wasit, satu eksekusi tenang, dan momentum langsung berpindah.

Persib memanfaatkan itu dengan sempurna.

Dan malam itu di Bandung, dua penalti menjadi awal dari kemenangan 3-0 yang terasa begitu meyakinkan.

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.