Jakarta, Katasulsel.com – Menjelang peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 23 Juli 2026, ucapan selamat dan harapan terus mengalir dari berbagai kader dan tokoh partai.

Salah satunya datang dari Camellia Panduwinata Lubis, S.E., M.Ikom, pengurus Perempuan Bangsa Bidang Sosial dan Budaya, yang menilai usia 28 tahun menjadi momentum penting bagi PKB untuk semakin memperkuat peran sebagai partai yang dekat dengan rakyat serta konsisten memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan keadilan sosial.

Kepada Katasulsel.com di Jakarta, Rabu (22/7/2026), Camellia menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang PKB yang kini memasuki usia hampir tiga dekade. Menurutnya, keberadaan PKB tidak hanya menjadi kekuatan politik, tetapi juga menjadi wadah perjuangan bagi masyarakat kecil, kaum perempuan, petani, nelayan, santri, dan kelompok marjinal lainnya.

“Selamat Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa. Di usia yang semakin matang ini, PKB harus terus menjadi rumah besar bagi kaum Nahdliyin, kaum perempuan, generasi muda, serta seluruh elemen masyarakat yang menginginkan Indonesia yang lebih adil, maju, dan sejahtera,” ujar Camellia.

Perempuan yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat itu menilai, tantangan bangsa ke depan semakin kompleks. Karena itu, PKB dituntut untuk terus menghadirkan gagasan-gagasan segar yang mampu menjawab kebutuhan rakyat di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung sangat cepat.

Menurut Camellia, tema-tema yang diangkat dalam rangkaian Harlah ke-28 PKB menunjukkan komitmen partai untuk terus hadir dalam isu-isu strategis nasional, mulai dari ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup, hingga penguatan persatuan bangsa. PKB juga menggelar berbagai kegiatan sosial, diskusi publik, serta gerakan masyarakat dalam menyambut hari jadinya yang ke-28.

Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan PKB harus tetap berpijak pada nilai-nilai yang diwariskan para pendiri bangsa dan ulama, yakni memperkuat persaudaraan, menjaga keberagaman, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“PKB lahir dari rahim perjuangan umat dan bangsa. Karena itu, orientasi perjuangan partai tidak boleh jauh dari kepentingan rakyat. Kader-kader PKB harus terus berada di tengah masyarakat, mendengar aspirasi mereka, dan menghadirkan solusi nyata,” katanya.

Camellia juga mengapresiasi kepemimpinan Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) yang dinilainya berhasil menjaga eksistensi dan pertumbuhan partai hingga tetap menjadi salah satu kekuatan politik nasional yang diperhitungkan.

Menurutnya, usia 28 tahun bukan sekadar angka, melainkan simbol kedewasaan politik yang harus dibuktikan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Momentum Harlah ini harus menjadi ruang refleksi sekaligus energi baru bagi seluruh kader PKB untuk semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin kuat memperjuangkan Indonesia yang berkeadilan,” ungkapnya.

Diketahui, puncak peringatan Harlah ke-28 PKB dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli 2026 di Jakarta dengan menghadirkan berbagai tokoh nasional serta rangkaian kegiatan yang telah digelar sepanjang Juli sebagai “Bulan PKB”.

“PKB 28 Tahun, Mengabdi Tanpa Henti untuk Rakyat dan Indonesia.” (*)

Topik: Jakarta β€’ Politik