Kekalahan itu meninggalkan jejak tersendiri. Bukan karena jaraknya besar, tetapi justru karena kemenangan lepas di detik terakhir, saat semuanya terlihat hampir pasti berada di tangan Danish.

Kini, satu tahun setelah duel dramatis itu, Mugello kembali mempertemukan mereka.

Moto3 Italia 2026 yang berlangsung pada 29–31 Mei menjadi panggung baru bagi dua rival lama tersebut. Bukan lagi di level junior, melainkan di kelas Grand Prix yang jauh lebih kompetitif, lebih cepat, dan penuh pertarungan taktis.

Bagi Hakim Danish, Mugello bukan hanya seri biasa. Trek ini bisa menjadi kesempatan menuntaskan rasa penasaran dari duel yang tertunda. Dengan pengalaman lebih panjang di sirkuit ini, Danish punya modal kuat untuk membaca karakter tikungan cepat, menentukan braking point, serta menjaga race pace dalam grup rapat.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Ia dikenal sebagai pembalap yang tenang, rapi, dan efisien. Kekuatan utamanya ada pada konsistensi, manajemen ritme, serta kemampuan bertahan di duel slipstream battle.

Di sisi lain, Veda Ega datang bukan tanpa ancaman.

Pembalap Indonesia itu sudah pernah membuktikan Mugello adalah salah satu trek yang cocok dengan gaya balapnya. Agresif, eksplosif, berani melakukan late attack, dan tajam saat duel wheel-to-wheel. Trek dengan straight panjang dan tikungan flowing memberi ruang besar bagi Veda untuk memanfaatkan momentum dan menyerang di lap akhir.

Reuni ini membuat perhatian tertuju pada satu kemungkinan: duel jilid dua.

Moto3 Mugello dikenal brutal. Posisi bisa berubah cepat hanya dalam satu straight, drafting war bisa memecah grup depan, dan kemenangan sering ditentukan dari siapa yang paling tepat membuka throttle keluar tikungan terakhir.

……………

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.