Penulis:
Andi Mutiara Adinda Utami

SIDRAP – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies terus dilakukan melalui berbagai pendekatan edukatif. Salah satunya digagas Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Gelombang 69 Universitas Hasanuddin yang menggelar program GEMA RABIES (Gerakan Visual Mewarnai Sebagai Media Edukasi Rabies) di MIS DDI Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis, 23 Juli 2026.

Program ini lahir sebagai respons terhadap fakta bahwa Kelurahan Amparita merupakan salah satu wilayah di Sidrap yang pernah mencatat kasus rabies. Karena itu, edukasi kepada anak-anak sekolah dasar dipandang sebagai langkah strategis untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai bahaya penyakit zoonosis tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Unhas memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pengertian rabies, cara penularannya, tanda-tanda hewan yang patut diwaspadai, pentingnya vaksinasi hewan peliharaan, hingga langkah pertama yang harus dilakukan apabila seseorang mengalami gigitan atau cakaran hewan yang diduga terinfeksi rabies.

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab sehingga siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih mudah dan menyenangkan. Suasana kelas pun berlangsung hidup karena para peserta aktif menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka saat berinteraksi dengan hewan peliharaan.

Yang membuat kegiatan ini berbeda adalah hadirnya lomba mewarnai bertema interaksi aman bersama hewan dan pencegahan rabies. Melalui gambar-gambar edukatif, siswa diajak memahami pentingnya memperlakukan hewan dengan benar sekaligus mengenali cara-cara sederhana untuk mencegah penularan rabies.

Pendekatan visual dipilih karena dinilai lebih efektif bagi anak usia sekolah dasar. Selain mengembangkan kreativitas, aktivitas mewarnai membantu siswa mengingat materi yang telah dipelajari dengan lebih mudah. Pesan-pesan kesehatan pun dapat diterima tanpa kesan menggurui sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat, aktif berdiskusi, hingga menyelesaikan lomba mewarnai dengan penuh kreativitas. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menanamkan budaya hidup sehat dan perilaku aman saat berinteraksi dengan hewan.

Mahasiswa KKN-PK Gelombang 69 Universitas Hasanuddin berharap program GEMA RABIES mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai penyakit rabies sekaligus membentuk kebiasaan yang lebih waspada terhadap risiko penularannya.

Tak hanya itu, para siswa diharapkan dapat menjadi penyampai informasi di lingkungan keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies, termasuk menjaga kesehatan hewan peliharaan melalui vaksinasi serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gigitan atau cakaran hewan.

Melalui edukasi kesehatan yang kreatif dan berkelanjutan seperti ini, diharapkan upaya pengendalian rabies di Kelurahan Amparita dan wilayah Kabupaten Sidrap dapat semakin diperkuat. Program tersebut juga menjadi bukti komitmen Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif yang menyentuh langsung generasi muda.

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini