Sidrap, Katasulsel.com — Kebiasaan menyikat gigi sering dianggap hal sepele. Namun di balik rutinitas sederhana itu, tersimpan kunci penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan gigi pada anak.

Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi bertajuk “Kartu Senyum Sehat” di UPT SD Negeri 11 Pangkajene, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Program yang dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) itu mengusung tema “Senyum Sehat, Generasi Hebat”, dengan fokus membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia sekolah dasar.

Penanggung jawab kegiatan, Asiyah Syaharuddin dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Universitas Hasanuddin, menjelaskan program tersebut lahir setelah melihat masih tingginya kasus karies gigi, pulpitis, hingga persistensi gigi sulung pada anak-anak usia sekolah dasar di wilayah Pangkajene.

Menurutnya, edukasi kesehatan tidak cukup hanya dilakukan melalui ceramah atau penyuluhan sesaat. Diperlukan pendekatan yang mampu membentuk kebiasaan jangka panjang.

Karena itu, mahasiswa KKN menghadirkan Kartu Senyum Sehat, sebuah media sederhana yang memungkinkan siswa mencatat kebiasaan menyikat gigi setiap hari dengan pendampingan orang tua di rumah.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu cara menyikat gigi yang benar, tetapi juga membiasakannya setiap hari. Kartu Senyum Sehat menjadi alat untuk memantau sekaligus memotivasi mereka agar konsisten menjaga kesehatan gigi dan mulut,” ujar Asiyah.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara menarik dan menyenangkan. Mulai dari penyuluhan interaktif, praktik menyikat gigi yang benar, pre-test dan post-test, hingga kuis berhadiah yang membuat suasana belajar lebih hidup.

Tak hanya itu, mahasiswa juga membagikan sikat gigi dan pasta gigi kepada peserta sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan kebiasaan hidup sehat.

Sebagai upaya menjaga keberlanjutan program, poster edukasi kesehatan gigi dan mulut dipasang di ruang kelas. Poster tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi siswa agar terus menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan gigi setiap hari.

Kepala UPT SD Negeri 11 Pangkajene, Supriadi, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai inovasi yang dibawa mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Menurutnya, keterlibatan orang tua melalui Kartu Senyum Sehat menjadi nilai lebih karena pendidikan kesehatan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berlanjut di rumah.

“Inovasi ini sangat baik karena melibatkan orang tua dalam membentuk kebiasaan anak. Dengan begitu, pesan yang disampaikan saat penyuluhan tidak berhenti di sekolah saja,” ungkapnya.

Program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya menjaga kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan di kalangan siswa sekolah dasar di Sidrap. Jika kebiasaan tersebut tertanam sejak dini, risiko gigi berlubang, radang pulpa, hingga gangguan pertumbuhan gigi dapat ditekan secara signifikan.

Melalui langkah sederhana seperti menyikat gigi secara teratur dan benar, generasi muda Sidrap diharapkan dapat tumbuh dengan senyum yang lebih sehat dan kualitas hidup yang lebih baik. (*)

Topik Terkait: PendidikanSidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini